JAVA - Indonesia · story · The Journey · Traveling

Ceritanya Ke Taman Bunga Nusantara

Naki trem ini bisa juga, tapi kita pilih jalan kaki
Naik tram ini buat keliling taman bunga bisa juga, tapi kita pilih jalan kaki… namanya juga tukang jalan kan šŸ˜€

Apa jadinya, kalau sekelompok anak muda pergi piknik ke taman bunga? yang biasanya kan taman bunga itu cocoknya buat tempat piknik keluarga. Lalu taman bunga, iya indah karena banyak koleksi bunganya dalam beberapa taman di luar atau sebuah rumah kaca dan ada wahana mirip di Dufan.

Dan taraaaa,…kali ini komplotan yang ikut adalah Ika, Wendra, Soko, Vita, Gue, Debi, dan Putri. Tadinya peserta trip nggak sebanyak ini, entah kenapa jadi sebanyak ini (sengaja nulisnya pemborosan kata). Terus yang aneh lagi cara kita jemput-jemputan. Keanehan itu sudah terjadi di awal.

Petunjuk jalan. Ada banyak tempat yang bisa dikunjungi, menarik sepertinya ya?... let see
Petunjuk jalan. Ada banyak tempat yang bisa dikunjungi, menarik sepertinya ya?… let see

Dari rumah Vita di kawasan Permata Hijau, jemput-jemputan daerah rumah Ika di Hek terus lewat Jalan Raya Bogor ngejemput gue. (Entah gimana sebabnya dan ide siapa, gue dijemput. Iya sih tujuan ke Puncak deket rumah yang bisa mampir Tol masuk Puncak situ).

Alhasil mekanisme penjemputan ini yang bikin kita semua habis waktu dijalan. Jam 11.00 siang baru sampai di kawasan puncak! padahal dari rumah Vita itu jam 05.00 pagian lhoo…. kita sempet juga kena tilang, eh tapi selamat! karena kartu sakti gue (ID Pers) bermanfaat ternyata.

Sepanjang perjalanan yang namanya bareng sama temen-temen ini, bermacet-macet tanpa rasa bosan meski sistem buka tutup ruas jalan ke Puncak. Ya ocehan senda gurau para sanguinisnya, Vita, Debi, terus Ika… dari cerita apa lupa, ngebahas sepanjang jalan arab ada yang berantem, sampai ngomentarin video “something” di youtube.

Tau gimana cara supaya kita berdelapan bisa kefoto semua? kamera Soko harus digantung di sebuah bambu tepat di depan kita. Hhahaha
Tau gimana cara supaya kita berdelapan bisa kefoto semua? kamera Soko harus digantung di sebuah bambu tepat di depan kita. Hhahaha

Ohya sebelum ke Taman Bunga Nusantara, kita mampir dulu ke Nicole’s Kitchen, tempat yang ada roof top-nya, desain interior lucu dan makanannya ala western.

Masuk ke Taman Bunga Nusantara cuma perlu bayar Rp.30.000 saja, tapi kalau kamu mau naik Trem itu ada biaya tambahan. Oke karena semua disini traveler, pilih jalan.. nggak semua tercover, secara random aja ada yang menarik kelihatannya kita datengin.

Ada Taman Kaktus dan Labirin, nah Labirin ini yang ngecoh banget. Nggak satupun dari kita bisa berhasil keluar dari labirin itu dengan cara nggak curang. Hahahahaha. Paling terakhir sih kita ke Alam Imajinasi yang mirip-mirip Dufan tapi versi mini. Cuma sudah keburu sore dan akan tutup juga, jadi nggak satu pun wahana disana sempat kita cobain. Ternyata keren juga fasilitas di dalamnya, ah tetep aja cocoknya buat keluarga..

DSCN6949
asal aja menempatkan foto ini, yang candid yang nggak kerasa lagi difoto…

Kerennya lagi, taman bunga ini juga buat replika berbagai binatang raksasa dari pohon, letaknya dimana-mana, tapi bagian paling depan pintu masuk itu yang terbesar. Hmmm, pengunjung taman bunga banyak juga warga negara arab sekeluarga. Tempatnya bersih, hamparan bunga-bunganya variatif, selayaknya taman bunga waktu zaman balita diajak piknik mama papa.

Foto-foto, semua yang saya capture bukan the best dari apa yang terlihat sebenarnya. Iya,.. dan mungkin tumben banget saat nulis untuk blog ini agak males-malesan. Hahahah, lagi banyak deadline.

DSCN6976
replika yang saya bilang tadi,…
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s