LIFE, story

REVIEW – Pengalaman Beli Sepatu Online di Web Nike Global

Percaya nggak kalau segala sesuatu di dunia ini nggak ada yang kebetulan? Kutipan yang aku dapet dari seorang penulis kenamaan Paulo Coelho. Hmm.. kata-katanya dalam dan buat siapa pun bisa jadi terbawa perasaan.

Ini nggak ada hubungannya sih sama perasaan, tapi kok seperti nyambung aja di kehidupan nyata. Kita sering mengafirmasi keinginan kepada semesta lalu entah bagaimana semesta mengirimkan apa yang jadi keinginan itu ke kehidupan kita. Serius nih nggak bohong, karena aku memang sudah lama banget kepingin beli Nike Cortez tapi di store offline mereka sudah tidak tersedia.

Lama setelah keinginan itu diabaikan justru datang lewat sebuah email promosi diskon yang tumben-tumbenan aku kesempetan baca. Padahal sedang sibuk-sibuknya. Apakah itu kebetulan? Percaya nggak sih kalau itu juga bukan kebetulan?

Akhirnya berkat news letter Nike aku lihat-lihat web mereka dan membandingkan harga di situs belanja online lainnya ๐Ÿ˜‚. Klik demi klik, ukuran, zoom in zoom out bahan sepatu sampai bandingin juga sama model sepatu Nike lainnya.. akhirnya ku putuskan untuk ambil resiko membeli di situs Nike Global.

NOTE PENTING TAMBAHAN :

Setelah postingan blog ini berbulan-bulan dibaca orang.. yang visitornya dua ratusan orang per minggu, banyak yang nanya itu pake pajak?? Asli aku gak dikenain pajak waktu beli bulan April dan Mei 2019 lalu. Tapi setelah nyoba mau beli lagi ada tagihan pajak yang jumlahnya lumayan besar juga Rp 300-500 rb-an. Entah ini kenapa bisa berubah?? Beruntung dong dulu 2 kali bisa free tax ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Cara Belinya di situs Nike Online :

(1) Punya akun Nike, bisa daftar dulu dan log in dengan email yang lagi aktif.

(2) Pilih sepatunya, ukuran, warna, bla bla bla

(3) Isi alamat lengkap, nomor telepon bla bla bla pokoknya ikutin intruksi di web

(4) Bayarnya ternyata pakai Kartu Kredit hahaha, VISA atau MasterCard, atau PayPal, btw karena aku nggak punya kartu kredit pakai Jenius BTPN buat bayarnya, alias pakai debit cash.

Ini form saat pemesanan

Jangan lupa kalau sudah pilih, pesan dan bayar pantengin juga email kamu. Karena pemberitahuan apakah barang sudah terkirim dan informasi lainnya hanya diberikan via email. Tapi mereka punya costumer service yang bisa dihubungi dan tentu saja komunikasinya dengan bahasa Inggris. FYI aku baru tahu setelah lihat track order ternyata barang dikirim dari Nike Global yang base-nya di Singapura. Pantes lama banget

Ini sepatu pesananku saat sudah sampai, nggak ada cacat hanya salah ukuran jadi aku return

REVIEW aku :

Positifnya

(1) Keuntungan beli di online store Nike Global menurutku kamu bisa dapetin koleksi sepatu Nike yang di toko offline mereka sudah jarang ada.

(2) Selain itu ini gratis ongkos kirim ya kawan, jadi walau jauh di antah berantah kamu nggak kena biaya tambahan hanya harga sepatu saja

(3) Kamu juga bisa dapetin harga promo dan barangnya dijamin asli dong.

(4) Selain itu barang kamu kalau tidak sesuai bisa di return dan refund, jadi aman banget transaksinya. Seperti kejadian aku beli kemarin, salah ukuran belinya 5 untuk US kan kekecilan. Pihak Nike juga nggak bikin harus susah payah return kita diterima.

(5) Saat return, ada instruksi di email caranya bagaimana. Jadi aku nggak usah repot kirim ke Nike Global lagi yang ada di Singapura. Kurir mereka yang akan datang ke rumah buat jemput barang yang akan di return. Jadi kemarin aku hanya tinggal print saja return page yang ada di email lalu tempel di kardus Nike.

Anyway meski salah ukuran dan sudah aku rerurn dan refund uangnya aku nggak kapok belanja. Malah aku bakal beli bulan depan Nike yang sudah lama aku incer tapi dicari di toko offline tidak ketemu, sabar-sabar aja mungkin setelah lebaran baru sampai di rumah dan bisa dipakai.

Track record barang dari pemesanan hingga sampai

Negatifnya:

(1) Barang pesenan kamu lama banget sampainya, aku hitung bisa 3 minggu ya sampai rumah. Terhitung 1 bulan kalau ternyata kamu return dan refund sampai pengembalian uang. Tapi semua sudah diperkirakan di track record pengiriman, jadi tenang aja.

(2) Dengan resiko males return dan ganti beli yang lain mungkin akan merepotkan bagi sebagian orang. Kalau aku santai aja, waktu harus refund uang aku dikembalikan lagi walau nunggu sekitar 3-5 hari kerja. Itu aja sih sisi nggak enaknya di luar itu menurutku beli sepatu di situs resmi Nike Global bisa jadi pilihan untuk orang yang sabar. Hehe โœŒ๐Ÿป

Advertisements
LIFE, love, story, The Journey

Menjelang Panggilan Adzan Tiba

Hujan masih turun deras, terdengar seperti rintik-rintik besar. Hujan awet namanya. Disisipi suara adzan menggema. Dalam hati diam-diam aku berdoa. Katanya doa saat hujan itu bisa terkabul. Hujan jadi saat yang mustajab buat berdoa.

Sebulan, dua bulan, tiga bulan, mungkin saja sudah hampir enam bulan. Kebiasaan ku berdoa di tengah hujan, di waktu adzan sampai waktu iqomat, saat berbuka puasa, dan di hari Jumโ€™at mendekati waktu magrib.. cuma berharap satu doa terkabulkan, tidak lebih tidak kurang.

Ku syukuri dan ku nikmati suara air langit perlahan berjatuhan. Kadang-kadang aku membayangkan bagaimana cara dia datang dari langit sampai ke bumi. Seperti semua keajaiban-Nya selama ini. Aku belum berubah pikiran. Aku masih yakin bahwa akan terwujud. Kita hanya tidak perlu memikirkannya karena itu di luar dari logika kita, kita cukup mempercayai-Nya karena tiada yang tidak mungkin bagi-Nya.

Beberapa hal yang ku pelajari dari hujan. Dia rela jatuh, dia bisa jadi bermanfaat, atau dia bisa menjadi musibah. Beberapa pemahaman lainnya yang menenangkan hati. . Bahwa di dunia ini tidak ada sesuatu pun yang kebetulan bagi-Nya. Semua ada artinya. Yang kan jadi milik akan jadi milik, walau tidak mencarinya dia akan datang pada mu. Sementara yang bukan milik walau ku kejar dengan berlari tak akan jadi milik ku walau aku begitu menginginkannya. Berusaha atau tidak, semuanya sudah jadi ketetapan-Nya yang terbaik untuk terjadi. Syukurlah ๐Ÿ™๐Ÿป

Semua hanyalah keinginan-Nya yang terilhami oleh kita.. hati kita yang digenggam oleh-Nya, kita yang bergantung hanya kepada-Nya, satu-satu-Nya.

Allah Taโ€™ala berfirman, โ€˜Aku tergantung persangkaan hamba kepadaKu. Aku bersamanya kalau dia mengingat-Ku. Kalau dia mengingatku pada dirinya, maka Aku mengingatnya pada diriKu. Kalau dia mengingatKu di keramaian, maka Aku akan mengingatnya di keramaian yang lebih baik dari mereka. Kalau dia mendekat sejengkal, maka Aku akan mendekat kepadanya sehasta. Kalau dia mendekat kepada diri-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Kalau dia mendatangi-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya dengan berlari.โ€ (HR bukhari, no. 7405 dan Muslim, no. 2675)

LIFE, story

Yang Paling Baik Prasangkanya Kepada-Ku

Ada sebuah kutipan cerita yang menurut saya dalam sekali maknanya dan itu seketika membuat saya berfikir kemudian makin memahami apa yang perlu dilakukan sebagai hamba dikeseharian. Seperti mendapati pemahaman baru yang makin menguatkan mental spiritual daripada lupa jadi aku tulis di blog hehe, siapa tahu berguna bagi yang membacanya ๐Ÿ™‚๐Ÿ™๐Ÿป.

Sumber foto by google

Dari Buku Fihi Ma Fihi, Jalaluddin Rumi

Nabi Isa As banyak tertawa, sementara Nabi Yahya As banyak menangis. Yahya kemudian berkata kepada Nabi Isa..

“Kau percaya pada semua tipu muslihat halus ini sehingga kau banyak tertawa?

Isa menjawab..

“Sementara kau telah menutup matamu dari pertolongan dan cinta kasih Tuhan yang subtil, misterius dan agung, sehingga kau banyak menangis?

Seorang wali Allah hadir dalam percakapan tersebut. Ia kemudian bertanya kepada Allah :

“Di antara keduanya, manakah yang memiliki martabat paling tinggi?”

Allah menjawab :

“Yang paling baik prasangkanya kepada-Ku”

ARTINYA :

Aku menurut prasangka hamba-Ku terhadap Ku. Semua hamba memiliki imajinasi dan gambarab tentang diri-Ku. Dalam bentuk apapun dia mengimajinasikan-Ku, Aku tepat sesuai bentuk itu.

AKU BERKESIMPULAN :

Apapun yang dialami, apakah itu mendapati kesenangan atau kesedihan semuanya akan kembali lagi pada hati dan pikiran kita yang terus berprasangka baik ke Allah. Makin yakin karena pengalaman-pengalaman yang sebelumnya juga, pasti ada sesuatu yang baik di balik rasa sedih. Juga ada sebuah ujian dari tidak lupa maupun ujub dari kesenangan yang Allah beri. Intinya selalu berbaik sangka. Aku makin yakin segala yang didapati hari ini adalah yang terbaik, sesuai kesanggupan dan sejauh ini dari apa-apa yang di datangkan Allah itu memang sesuai kapasitas. Mungkin tidak diketahui hari ini saat tengah merasa senang atau berduka, tapi selalu jawabannya adalah hikmah yang baik.

Aku tambahkan hadist untuk memperkaya wawasan. Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

ูŠูŽู‚ููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ : ุฃูŽู†ูŽุง ุนูู†ู’ุฏูŽ ุธูŽู†ู‘ู ุนูŽุจู’ุฏููŠ ุจููŠ ูˆูŽุฃูŽู†ูŽุง ู…ูŽุนูŽู‡ู ุฅูุฐูŽุง ุฐูŽูƒูŽุฑูŽู†ููŠ ููŽุฅูู†ู’ ุฐูŽูƒูŽุฑูŽู†ููŠ ูููŠ ู†ูŽูู’ุณูู‡ู ุฐูŽูƒูŽุฑู’ุชูู‡ู ููŠ ู†ูŽูู’ุณููŠ ูˆูŽุฅูู†ู’ ุฐูŽูƒูŽุฑูŽู†ููŠ ูููŠ ู…ูŽู„ุฃู ุฐูŽูƒูŽุฑู’ุชูู‡ู ูููŠ ู…ูŽู„ุฃู ุฎูŽูŠู’ุฑู ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฅูู†ู’ ุชูŽู‚ูŽุฑู‘ูŽุจูŽ ุฅูู„ูŽู‰ู‘ูŽ ุจูุดูุจู’ุฑู ุชูŽู‚ูŽุฑู‘ูŽุจู’ุชู ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฐูุฑูŽุงุนู‹ุง ูˆูŽุฅูู†ู’ ุชูŽู‚ูŽุฑู‘ูŽุจูŽ ุฅูู„ูŽู‰ู‘ูŽ ุฐูุฑูŽุงุนู‹ุง ุชูŽู‚ูŽุฑู‘ูŽุจู’ุชู ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุจูŽุงุนู‹ุง ูˆูŽุฅูู†ู’ ุฃูŽุชูŽุงู†ููŠ ูŠูŽู…ู’ุดููŠ ุฃูŽุชูŽูŠู’ุชูู‡ู ู‡ูŽุฑู’ูˆูŽู„ูŽุฉู‹ย  (ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠุŒ ุฑู‚ู…ย  7405 ูˆู…ุณู„ู… ุŒ ุฑู‚ู… 2675 )

โ€œAllah Taโ€™ala berfirman, ‘Aku tergantung persangkaan hamba kepadaKu. Aku bersamanya kalau dia mengingat-Ku. Kalau dia mengingatku pada dirinya, maka Aku mengingatnya pada diriKu.

Kalau dia mengingat-Ku di keramaian, maka Aku akan mengingatnya di keramaian yang lebih baik dari mereka. Kalau dia mendekat sejengkal, maka Aku akan mendekat kepadanya sehasta.

Kalau dia mendekat kepada diri-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Kalau dia mendatangi-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya dengan berlari.” (HR bukhari, no. 7405 dan Muslim, no. 2675)

LIFE, story, The Journey

Bila Allah Mau, Semua Terjadi dengan Mudahnya

Apa yang memang ditakdirkan jadi milik kamu maka itu akan jadi milik mu.. Dengan mudahnya, bahkan tanpa berusaha akan Allah datangkan buat mu..

Sebaliknya jika memang rejeki itu bukan milik kamu, seberapa keras pun berusaha, tak akan jadi milik mu juga.

Begitu juga untuk hal yang belum waktunya, tidak akan bisa dipercepat walau kamu menginginkannya. Seberapa kerasanya usaha mu.. mempercepatnya

Dan sesuatu yang memang sudah waktunya tak bisa ditunda. Tak bisa diperlambat terjadi buat mu.. walau kamu menolaknya..

FYI berkali-kali saya merasakan hal demikian. Yang baru-baru ini soal pekerjaan. Rasanya ajaib aja, saya nggak pernah nyari pekerjaan ini tapi itu dateng sendiri, Allah yang ngedatengin. Lewat perantara teman.

โ€œMel, minta nomor telpon ya. Ada kerjaan nih, nulisin blog, tapi soal kuliner,โ€ tulis xxx by DM Instagram

Inget banget waktu itu saya lagi dalam masa puasa main IG. Seminggu lamanya delete aplikasi IG. Temen saya DM pas akhir puasa IG. Oh berarti masih rejeki ya, pesan DM nya juga baru beberapa menit yang lalu. Nggak telat.

Sekitar 1 minggu terus saya dihubungi dan interview. Nggak ada ekspektasi apa-apa dari yang saya lakuin. Pokoknya saat kesempatan datang jalanin aja. Nggak persiapan yang berat untuk interview, bahkan baju yang saya pakai untuk wawancara ya cuma pakaian biasa aja. Usahanya cuma dateng nggak telat. Walau akhirnya telat 15 menit karena nunggu kereta.

Dateng ke kantor saya diminta nulis berkas CV, padahal saya sudah bawa CV yang sudah di print rapih dengan embel-embel tambahan seperti menang fellowship peliputan, menang lomba nulis ini itu yang saya juga sering lupa detailnya. Juga nulis info tambahan seperti pernah beberapa kali ditugaskan liputan ke luar negeri ๐Ÿ˜‚, hehehe siapa tahu berpengaruh sebagai prestasi.

Setelah sesi wawancara sama HRD, saya langsung diminta ketemu user alias orang yang bakal pakai jasa saya sebagai penulis lepas. Katanya mbak HRD, โ€œbiar kamu nggak bolak balik, jadi sekalian ajaโ€. Mungkin karena rekomendasi ya jadi nggak pakai lama. Saya diantarlah ke kantor satunya, sekitar 600 meter jauhnya dari gedung utama.

Kok deg-deg an ya? Agak gimana. Langsung ketemu user lho. Nggak lama sampai, nunggu di luar, saya diajak masuk ke sebuah ruangan mirip dapur gitu. Sebelumnya saya ngelewatin satu ruang kerja besar yang open space dengan dinding ada figura tulisan-tulisan motivasi, dan di sudut juga ada mesin fotokopi. Di ruangan wawancara, saya lihat ada kulkas dan meja kursi, banyak makanan gitu lagi di packing, tempat ini pokoknya mirip pantry modern tapi nggak ada kompor.

Terus mulai ditanya-tanya deh. Pewawancaranya ada 3 orang. Kelihatannya dari awal kantor ini kasual sekali dan orang yang bekerja disini suka bercanda. Itu kesan awal saya, jadi ketegangan melumat. Saya jadi santai, setelah sebelumnya tegang lalu duduk sambil merhatiin sekeliling.

Pewawancara 1, kelihatannya orangnya friendly, suaranya lucu kayak lagi ngajakin becanda, nggak bikin saya takut. Lupa apa yang ditanya. Sebagian besar hanya nanya bisa dateng setiap hari apa dan gimana nanti mekanisme kerjanya. Lalu pewawancara 2, juga santai orangnya, tapi tegas juga nanya ini itu. Nanya pandangan saya apa yang harus diubah dari blog nya.. bla bla bla.. gimana nulis content yang menarik bla bla bla.. gimana cara saya nulis blog.. bla bla bla.. pewawancara 3, datang nggak begitu banyak nanya. Yang saya ingat, dia nanyain berapa budget saya. Hehehe

Saya jadi inget. Ini mirip waktu saya wawancara di kantor dulu. Saya dapet banget chemistry sama pewawancaranya. Nyaman aja dan ada canda tawa, nggak serius-serius gitu. Intinya semua mudah, nggak terasa susah. Optimis. Feeling saya kayaknya InsyaAllah bisa join sama mereka. Dilihat dari lingkungan kerjanya (orang-orangnya) saya cocok.

Then.. sudah sebulan nih, saya kerja bareng dan kebukti feeling saya bener. Saya cocok sama tempat ini walau diawal menulis ternyata butuh penyesuaian. Saya yang sehari-hari nulis berita harus pindah mode seketika ke cara santai orang nge-blog. Kadang bahasa masih kecampur antara bahasa baku berita dan blog. ๐Ÿ˜‚

Tidak pernah terbayang dipikiran bahwa tahun ini saya bisa punya income lain di samping kerja sebagai jurnalis dan suka iseng ikut lomba-lomba nulis. Sebelumnya pernah sih di hire jadi blogger juga, tapi serius tahun ini nggak nyangka banget tanpa mencari Allah ngasih jalan. Dengan kontrak setengah tahun Alhamdulilah InsyaAllah cita-cita saya mungkin bisa lebih cepat terwujud karena memang dimudahin Allah lewat jalan yang tidak disangka ini. Subhanallah ๐Ÿ™๐Ÿป

LIFE

Iโ€™m Stuck On You – Writerโ€™s Block, Tips Mengatasinya

Sebagai penulis, kamu pasti pernah mengalami kondisi stuck! Iโ€™m stuck, tidak ada ide, rasanya buntu, ah itu belum seberapa dibanding kebuntuan hubungan aku sama kamu *lah kok curcol๐Ÿ˜…

Mungkin tips berikut bisa mengatasi? Saya menuliskannya di blog, soalnya kadang diri sendiri pun yang sering menghadapi kebuntuan ide justru lupa harus berbuat apa. Tips-nya dimulai dari pencegahan dan kalau sudah terlanjur, solusinya..

(1) NOTES di Ponsel Kamu, Itu Harta Karun Ide, percaya?

Adakalanya kamu banyak ide, tapi saatnya gak tepat nih. Pas jogging, lagi shower time, lagi nyetir, lagi BAB (๐Ÿ˜‚ lah sapa tau aja kan), .. jangan jadi lewat begitu saja, TULISLAH SELALU IDE-IDE ITU DI NOTES KAMU KAPAN PUN DAN DIMANA PUN setelah aktivitas tadi.

Kalau belum biasa pasti nanti terbiasa. Dikeseharian saya yang liputan sana sini, ketemu banyak orang, ngobrol ngalor-ngidul sama banyak orang dan melihat banyak hal, sering kali ide begitu saja keluar dan mengalir seperti aliran sungai deras. CONTOH : saat pulang traveling atau saat masih diperjalanannya saya ketik di NOTES HP ide-ide itu. Apa saja yang terbesit. Nggak tahu nanti kapan akan terpakai.

(2) Sebenarnya terjawab sudah. Tips kedua di poin pertama, hehe. BANYAK BERTEMU ORANG, BANYAK NGOBROL, BANYAK SHARING, BANYAK MENGALAMI, BANYAK MEMPERHATIKAN SEKITAR (bisa termasuk di dalamnya memperhatikan tren apa di social media, dengan memperhatikan timeline).

Makanya kalau habis wawancara dan ngobrol sama nara sumber semua input itu bisa jadi bahan tulisan. Ya kalau jawaban nara sumber bagus, tulisan biasanya akan jadi bagus. Kadang tergantung gimana pancingan pertanyaan kamu. Cuma kembali lagi nara sumbernya pelit info, malas berkomentar, tidak pintar menjelaskan, atau apa?

(3) KADANG IDENYA DARI GALERI FOTO KAMU

Saya sering banget nih, tiba-tiba dapet ide nulis hanya karena melihat hasil potretan iseng. Misalnya, saya sempet motret Yak lagi makan rumput saat perjalanan dari Debuche ke Thabuche di Himalaya, Nepal. Inget banget kiri kanan depan belakang saya pemandangan gunung es, terus ada hewan Yak lagi nyari rumput buat makan. Dan, sedihnya di ketinggian hampir 5.000 mdpl itu rumputnya sedikit.

Saya jadi terbesit ide, โ€œduh Yak, kamu hewan eksotik banget.. dan kamu itu unik cuma ada di daerah pegunungan daerah Himalaya Tibet,โ€… kebetulan fotonya bagus, hanya menggunakan iPhone, saat itu langitnya biru, matahari cerah (padahal angin kenceng gila), udaranya minus 5 derajat ๐Ÿ˜‚๐Ÿ™๐Ÿป.

(4) TAKE A BREAK, Tidur, mainan dulu sama kucing atau Ngemil?

Kalau tips sebelumnya itu lebih pada ide konten. Tips yang satu ini lebih mengatasi bila sudah terlanjur. Kadang kalau sudah buntu ya cuma perlu istirahat aja. Minum kopi atau nge-teh dulu sana. Mainan sama si miauuu dulu, atau bisa tidur dulu pulihkan pikiran yang mungkin memang capek.

Kadang mesti dicari tahu juga sebabnya apa kamu bisa โ€œbuntu ideโ€. Karena kurang bahan tulisan atau karena Hayati lelah ๐Ÿ˜‚๐Ÿ’ช๐Ÿป. Jadi jangan maksain diri buat mikir kalau ternyata lelah ya. Take a break.

(5) Baca, Baca, dan Baca

Kamu bisa nulis karena salah satunya banyak baca. Hmm dan menurutku penulis itu sudah seharusnya juga suka baca. Minimal baca Whatโ€™sApp gebetan atau orang yang juga naksir kamu ๐Ÿ˜‚. Karena membaca ada input, stimulasi kata-kata baru, diksi baru.

Baca apapun, bahkan kalau lagi buntu pun, ya minimal baca doa ya supaya dapet inspirasi nulis hahaha. Oke singkat saja tips saya, mungkin ada yang mau menambahkan????

LIFE, story

Itโ€™s a blessing in disguise

Itโ€™s a blessing in disguise, .. (berkat yang tersembunyi). Menurut Cambridge Dictionary : โ€œSomething that seems bad or unlucky at first, but results in something good happeningโ€ฆ

Siapa yang paling tahu rahasia kehidupan? jika manusia seperti saya hanya dapat melihat dari bentuk luar, apa yang ditangkap oleh mata, telinga, dan insting. Allah punya kekuasaan mengetahui segala-galanya yang tak terjangkau oleh penglihatan saya. Bukan untuk masa sekarang saja, tapi juga penglihatan di masa depan.

Berkali-kali saya mengalami blessing in disguise. Cerita di bawah ini cuma dua diantara banyak blessing in disguise yang pernah saya alami. Awalnya tentu sedih, ketika dihadapkan suatu kejadian tak mengenakan. Kecewa, merasa gagal, atau bahkan kurang berusaha pasti pernah. Kadang sebagai manusia ternyata kunci sebenarnya menurut saya setelah berusaha ya harus tawakal, berserah diri pada Yang Maha Memiliki Segala-galanya.

Pengalaman blessing in disguise yang saya ceritain disini cuma soal karir. Kalau soal cinta-cintaan, yang menurut saya juga pertolongan Allah (blessing in disguise) itu jadi rahasia pribadi saya dan Tuhan aja. Dulu sekali setelah lulus sarjana saya ingat cita-cita waktu SMP, kepingin banget kerja di sebuah perusahaan media (majalah). Kelihatannya kok keren ya kerja disana, dan tulisan-tulisannya ringan, saya banget pokoknya.

Ketika ada lowongan, saya langsung kirim CV. Tapi kok lama tidak dipanggil juga. Sampai akhirnya saya justru kerja di media cetak harian (sampai sekarang), dan di lapangan tiap kali ketemu reporter majalah yang kepingin banget saya lamar itu pasti selalu bilang โ€œdulu dari SMP kepingin banget kerja disitu, eh gak dipanggil-panggil interview,โ€.

Karena enjoy dengan tempat bekerja sekarang, saya melupakan, toh keterima di tempat sekarang justru lebih baik. Liputan yang saya cover justru sekupnya nasional, bahkan saya mencicipi jenis desk nasional politik dan beberapa kali diganti bidang peliputan yang justru membuat wawasan lebih luas. Liputan di DPR, di Kementerian, yang jadinya kebagian dinas ke luar kota, ke luar negeri yang mungkin kalau saya keterima di group majalah tsb justru kesempatan itu tidak banyak.

Belakangan saya makin bersyukur, karena ternyata memang yang Allah pilihkan buat saya ini adalah yang terbaik. Saya jadi mengerti kenapa Allah nggak izinkan saya bekerja disana, jangankan interview, menjalani test, dipanggil saja tidak. Pergeseran media cetak yang kompetitif saat ini membuat group majalah itu gonjang ganjing di masalah keuangan. Bahkan sampai dilaporkan Kementerian Tenaga Kerja. โ€œOh begini ya ternyata, ya Allah, ini yang Engkau maksudkan, mengapa doa saya tidak dikabulkan,โ€.

Masih soal pekerjaan. Sempat saya ingin pindah kerja ke group media lain, bukan tidak betah tapi ingin up grade karir ke jenjang lebih baik. Saya masih melirik majalah, tapi beda group yang ini punya Tv juga Online media. Saya kirim CV, tapi tidak juga ada panggilan interview. Kadang saya berfikir, kenapa ya? Apa ada yang salah dengan CV saya?… wah teman-teman saya sudah pindah kerja dan naik jabatan nih, saya belum.

Sambil lalu saya perhatikan, Allah memang belum izinkan saya pindah dan up grade karir. Nyatanya saya tetap berjalan, enjoy menikmati posisi yang ada sambil freelance nulis juga, banyakin traveling kesana sini. Selang setahun saya mendapat kabar, bahwa group majalah yang saya lamar itu ternyata menutup sekitar 30-an media cetaknya seperti majalah dan tabloid. Wah kaget juga, media selevel mereka bisa menutup besar-besaran. Santer terdengar kalau biaya produksi dan bayar franchise jauh nggak sebanding iklan. Jelas saja majalah dari luar seperti NatGeo itu harus membayar biaya franchise yang tidak murah. Ternyata ini jawaban Tuhan, inilah maksud Tuhan tidak mengabulkan doa saya.

Ini baru soal pekerjaan, lain-lain masih banyak yang saya alami. Soal cinta soal kenapa nggak diijinin sesuatu bla bla bla, intinya sih menurut saya.. hidup jalani aja, jangan terlalu banyak menetapkan harus begini begitu.. karena apa yang datang pada kita itulah yang terbaik, sudah yang paling baik.

Baru-baru ini ada banyak teman nawarin saya pekerjaan. Bukan cuma satu dua saja dan entah kenapa rasanya kali ini saya lebih pede buat memulai hal baru. “Pindah sini, memang masih betah?,” kata seorang teman.. ya sayang aja saya sudah keburu punya kontrak kerja lain jadi mungkin sekarang harus menunda dulu keinginan itu.

Saya yakin.. Di balik penantian, Tuhan itu memberikan yang paling terbaik ๐Ÿ˜Š. Jadi setelah mengalami berbagai pengalaman itu saya santai-santai aja kalau sesuatu tidak sesuai rencana saya. Nggak diambil pusing.. cuma mengerti harus banyak bertawakal dan berserah sama Allah yang memberi saya kehidupan.

LIFE, story

โ€œIt doesnโ€™t make sense,โ€

Ada kalanya antara logika manusia dan bagaimana cara kerja Tuhan tidak akan pernah nyambung, di luar batas pemikiran. Kadang terlalu ajaib untuk terjadi, ah ini nggak mungkin! atau yang disebut โ€œIt doesnโ€™t make sense,โ€..

Ceritanya saya habis nonton film Extremely Loud & Incredible Close di HBO, bercerita tentang keadaan trauma seorang anak setelah ayahnya meninggal di tragedi 11 September. Sering banget si anak berujar โ€œIt doesnโ€™t make sense,โ€.. lantas saya berfikir, di kehidupan sehari-hari kata-kata ini kejadian nyata.

Mau gimana pun dipikir, ditelaah, dicari tahu penyebabnya, pasti manusia seperti saya CUMA BISA PUSING. Mungkin ini yang namanya manusia seperti saya itu mesti banyak berendah hati, banyak menilik keadaan diri sendiri lebih dalam lagi, supaya โ€œsadarโ€ bahwa nggak semua hal di dunia ini itu harus beralasan, harus masuk akal ๐Ÿ˜‚.

Di luar dari pemikiran sesuatu itu tidak masuk akal, sebenarnya kalau dilihat sisi positifnya ini bisa dimanfaatkan ketika kita berdoa. Mungkin bagi orang yang terlalu logis dan ini jadi kesalahan, bahwa kita suka terlalu menghubungkan teori-teori peluang dan realitas doa tersebut akan bisa mewujud. Abaikan teori atau kemungkinan-kemungkinan, nggak ada hal di dunia yang nggak mungkin bagi-Nya.

Saya rasa ini kurangnya, hai teman, hai hati yang janganlah engkau mati di dalam… nggak semua hal di dunia ini masuk akal! Percaya, ada kekuatan Sang Pencipta yang tiada hal sulit buat Dia!

Percaya bahwa meski kamu memperhitungkannya, meski kamu khawatir terlalu banyak, ada satu hal di dunia ini, kekuatan Sang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, tidak ada yang tidak mungkin bagi-Nya, asalkan engkau betul-betul yakin. Note banget di dalamnya (harus yakin). Ya buat apa jika tidak yakin? Sudah banyak kan ceritanya, lihat mereka yang bukan sarjana tapi malah jadi bos? Nggak cantik atau nggak ganteng tapi pemain sinetron?

Dari Abu Hurairah radhiyallahu โ€˜anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda, โ€œAllah Taโ€™ala berfirman: โ€œAku sesuai persangkaan hamba-Ku,โ€