Hobi Berkebun di Tengah Pandemi dan Tips Memulainya!

Ada beberapa tren yang lagi naik daun saat sebagian besar waktu dihabiskan di rumah aja dan orang-orang harus melakukan social distancing. Berkebun sama olahraga sepedah! Tapi di sini aku bahas soal berkebun ya. Aku perhatiin “virus” berkebun jadi populer lagi gara-gara influencer tiap hari postingnya lagi nyiram tanaman, pamer pot baru, beli tanaman baru atau istilah lainnya mengadopsi tanaman 😂

Kalo kalian juga ketularan gak? Jujur ya, saking sumpeknya di rumah, melihat tanaman hijau atau yang ada bunganya tuh jadi happy bawaannya. Di rumah aku sendiri nyokap dari zaman kecil sudah berkebun, menurutku sih itu naluri seorang perempuan yang suka keindahan ya, menata rumah jadi lebih indah. Jadi dari puluhan tahun lalu berkebun itu lumrah, tapi kok sekarang macam heboh.

Pot taneman juga lucu-lucu bentuknya. Dari tanah liat atau terakota yang dibentuk dinosaurus sampai wajah orang. Tukang kebun yang jual tanaman di jalan banjir job, eh tapi aku menemukan yang berjualan melalui akun instagram maupun marketplace seperti Tokopedia. Tapi gaesss! Asli mahal-mahal banget yang jualan online.

Aku mau sharing sedikit soal hobi berkebun ini. Menurutku bagus ya buat refreshing, lihat taneman hati jadi sejuk. Tapi merawat tanaman enggak mudah lho! Kita mesti tahu kapan waktunya disiram, kapan mesti ganti pot karena makin gede dan gimana mengatasi hama.

Buat pemula seperti aku juga mau share beberapa hal tips memulai hobi berkebun berikut! *hahaha bukan sok jago sih, sharing pengalaman aja

(1) Sayang uangnya kalau beli taneman melalui online dari akun Instagram atau marketplace. Gila masa tanaman kribo di tukang tanaman pinggir jalan cuma Rp 15.000, mereka jualnya di atas Rp 50.000/pot. Belum pas perjalanan taneman bisa hancur sih, apalagi delivery mesti same day ongkirnya mahal deh. Masa untuk 1 taneman kamu keluarin hampir Rp 100.000. Selain itu dari pengalaman ku kalau beli online mereka bungkus tanemannya pakai kertas dan dikirim lama 2 hari baru sampai tanaman mungkin sudah enggak karuan bentuknya. 😂

(2) Beli langsung di tukang tanaman di sepanjang jalan raya. Tapi pas beli mesti bawa kendaraan sendiri ya biar gampang bawa tanamanmya. Kalau rumah kamu sepanjang Jl Raya Bogor atau Jl IR Juanda Depok di sana banyak banget tukang tanaman. Tinggal pilih, beli beberapa dan bisa nawar. Paling enggak Rp 50.000 bisa dapet 3 tanaman (untuk yang jenis sedrum tetractinum dan tanaman kribo yang menjuntai. Kalau jenis sukulen yang setipe kaktus malah lebih murah lagi. NB : beberapa jenis tanaman memang harganya juga ada yang ratusan ribu sih.

Seniat itu beli paculan mini buat berkebun di Tokopedia 😂

(3) Buat newbe mending adopt tanaman yang jenis sukulen aja semisal mini jade yang bisa ditempatin dekat meja belajar. Jangan tiba-tiba beli banyak tanaman terus enggak ngerti kapan waktu siram dan gimana keperluan sinar mataharinya. Ya setelah itu kalau lulus pelihara sukulen naik level nambah adopt tanaman lain.

(4) Nambah satu-satu tanaman eh jadi banyak ya. Kita juga bakalan gemes kalau nemu pot bagus. Tapi jangan lupa buat cari tahu tentang tanaman yang kamu adopsi. Kamu undu aplikasi PictureThis aja buat kenalan sama tanaman kamu. Di situ ada penjelasan nama tanaman sama kapan waktu disiram dan sejauh mana butuh sinar mataharinya. Oke sesimpel itu aja kok tips nya. Selamat berkebun ya!

Pakai aplikasi PictureThis, jadi kita cukup moto tanemannya lalu aplikasinya akan mengeluarkan sederet informasi.

2 Comments Add yours

  1. bersapedahan says:

    dari dulu pingin berkebun dirumah …. tapi hanya kepengen aja … tidak ada action action
    tips-nya mba dyah patut dicoba nih ….

    1. Kalo pulang sepedaan coba aja mampir Om ke penjual tanaman di pinggir jalan raya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s