Waktu dan Kegiatan Produktif Saat Work From Home

Selain harus membatalkan rencana liburan ke Tiongkok, tahun 2020 ini juga harus aku lalui dengan masa isolasi diri di rumah! Hufffttttt..

WELL. Sungguh di luar dugaan apa yang terjadi di tahun 2020 ini dengan kejadian luar biasa bagi seluruh umat manusia, pandemi corona! Enggak sedikit dari kita harus bekerja dari rumah untuk meminimalisir penyebaran virus corona. Kita seperti enggak punya pilihan selain taat dan berusaha ikhlas, ya gimana coba kemungkinan 2-3 bulan ke depan keadaannya masih akan seperti ini.

Aku melihat ini sebagai sebuah ujian lain. Kalau lulus ujian ini, sabar dan bisa menyikapi secara positif. Enggak menutup kemungkinan ada waktu berharga yang ternyata bisa aku pakai untuk mempersiapkan masa depan dengan lebih baik. Anggap juga ini sebagai sebuah kesempatan waktu yang dikasih untuk preparation masa depan kamu, apapun tujuan kamu di tahun 2020 jangan patah arang, karena apapun mungkin bagi Allah walau kondisinya masih seperti sekarang. Jadi apa aja yang bakal aku lakuin sebagai masa preparation selama 3 bulan WFH ini?

(1) Meningkatkan Skill Memasak

TARGET : Menguasai 4 Jenis Menu Dasar ; Pasta, Garlic Bread, Kopi Susu, Mashed Potato.

Masakan pertama aku selama work from home, spaghetti tomato pesto

Aku suka masak dari dulu, tapi memang nyokap suka ngelarang ke dapur karena katanya berantakan kalau aku yang masak. Cucian piring jadi banyak, ya tapi kapan lagi ya aku belajar masak kalau bukan sekarang sebelum benar-benar nikah nanti? Pas di sela-sela waktu work from home akhirnya aku bisa nyobain resep buat spaghetti yang sesimpel itu tapi sebenernya susah. Terus aku juga yang suka makan dan jajan jadi beli bahan di supermarket terus buat sendiri di rumah mumpung ada waktu karena biasanya bener-bener go food aja pas weekend.

Yes aku udah berhasil masak spaghetti tomato pesto dan besok mau nyobain buat garlic bread. Oh ya karena work from home ini aku malah beli grinder kopi dan toaster buat bisa bikin roti panggang tiap hari sebagai menu sarapan dan viola! Jadilah skill masak aku lumayan terasah. Cuma ya tanganku belakangan jadi bau bawang karena keseringan rajang-rajang bawang dan buat bumbu.

Review setelah 2 bulan WFH :

Oke ternyata masak berhubungan juga sama mood! Kadang hasil masakan ku enak kadang biasa aja. Di antara banya resep memang pasta yang sejauh ini berhasil. Garlic bread ternyata kalau bukan pakai oven gak meresap dan gak garing. Terus mashed potato itu mengkukusnya perlu waktu lama ya harus sabar-sabar. Ternyata memang skill memasak perlu latihan terus.

(2) Waktu Lebih Buat Olahraga

TARGET : Kembali ke Berat Ideal 54 KG. Seminggu 3-4 kali Jogging -/+ 30-35 KM per bulan

Dulu sebelum punya project-an nulis selain kerja sebagai jurnalis aku memang punya waktu banyak buat olahraga lari tiap sore 3-5 kali seminggu. Tapi sejak kerjaan menumpuk, aku hanya bisa sempat di akhir pekan antara Sabtu atau Minggu. Sisahnya jatah waktu olahraga aku pakai untuk relaksasi ikut yoga class yang itu pun hanya sempat 1 kali per pekan menyempatkan waktu setelah kerja.

Ya, Alhamdulilah berkat WFT rutinitas lari sore aku bisa seminggu 3 kali jadinya. Walau kelas yoga sedang ditiadakan karena virus corona, not bad lah. Lagi pula uang iuran kelas yoga juga jadi bisa ditabung 3 bulan ini. Ohya catatan nih, aku masih bisa olahraga lari karena lokasi tempat aku lari ada di hutan dekat rumah. Jadi enggak masalah dengan social diatancing ini, masih aman. Juga karena untuk ke lokasi jogging aku pakai sepeda sekitar 6 km pulang pergi.

Review setelah 2 bulan WFH :

Wow, enggak nyangka ternyata hutan tempat biasa akau lari ditutup sejak Pembatasan Sosial Besar-Besaran (PSBB) diberlakukan. Aku jadi enggak bisa jogging, gantinya sepedaan itu pun jarang hanya 1 kali seminggu. Karena agak mager juga aku akhirnya yoga virtual yang gratis lewat IG Live salah satu guru yoga. lumayan tetap bisa keringet karena nafasnya bener. Durasinya 30 menit aku lakukan sore hari sebelum buka puasa sekalian mandi sore karena bisa yoga sehabis Isya aku bisa berasa ngantuk dan tidur buat bangun malam teraweh.

(3) Buat Tabungan Lebih Gendut

Target Nabung : Rp 5-6 juta per Bulan. 4×5 juta : Rp 20 juta – Rp 24 viewJuta bulan selama Maret – Juni 2020 saat selesai WFH

Beberapa post pengeluaran seperti transportasi, jajan dan makan siang di kantor, pengeluaran untuk pijat, creambath, peddicure, juga termasuk iuran class pass untuk booking kelas yoga tidak ada selama Maret, April, Mei, Juni 2020 ini maka uang itu bisa aku tabung atau dibelikan sesuatu yang lebih bermanfaat buat jangka panjang. Lumayan juga kalau dihitung bisa Rp 2 juta-an lebih pengeluaran semua itu dan voilaaa! Full bisa lebih banyak nambah saldo tabung selama 4 bulan ke depan.

Review setelah 2 bulan WFH :

Wah nabung banyak banget godaannya ya. Tahun lalu aku berniat untuk beli sofa, terus akhirnya sebagian kecil tabungan itu aku beliin sofa dan coffee table karena mumpung banget lagi diskon di Dekoruma.

(4) Lebih Banyak Waktu Beribadah

TARGET : kalau ibadah biar buat rahasia pribadi ya

Kebayang enggak sih di saat pandemi covid-19 ini kalau tiba-tiba kamu jadi salah satu korbannya? Nauzubilamindzalik sih ya, tapi kondisi sekarang tuh bikin aku mikir. Apakah kita bakal hidup selamanya? Kan enggak, kalau pas kerja kita sering telat solat atau jarang banget bisa banyak dzikir ya di saat dapet work from home ada baiknya mending ditambah lagi sih kualitas ibadah. Bukan tentang banyaknya tapi ikhlas dan khusuknya.

Kalau dulu susah bangut buat tahajud kayaknya ini saatnya buat bisa tiap hari bangun malam dan doa minta ampun. Aku belakangan lagi mikir juga, di antara pekerja lainnya aku termasuk beruntung. Gajiku tiap bulan masih dibayar full sama perusahaan dan begitu juga dengan project menulis aku, bos aku baik banget tetap mempertahankan aku, walau enggak tahu ke depannya bakal gimana. Aku mau berusaha yang terbaik aja. Sama doa tiada henti dan banyak merendahkan diri ke Yang Maha Kuasa atas segala-galanya.

(5) Merawat Diri Lebih Baik

TARGET : Lepas dari cream dokter dan bisa ganti skin care yang natural

Sehari jadi bisa dua kali maskeran detoks kefir

Selain enggak kena polusi, akhirnya kulitku jadi lebih sering istirahat karena waktu tidurnya lebih banyak. Hahahaha, aku akhirnya memutuskan bahwa inilah saat yang tepat untuk melakukan detoks tubuh dan detoks wajah. Jadi selama 3 bulan ke depan lagi aku bakalan maskeran detoks terus sehari 2 kali. Kkkwkwkwkwk, apalagi setelah 7 kali melakukan laser fractional. InsyaAllah scar yang lama pun makin membaik dan kulit sebaik dulu waktu belum punya scar jerawat.

Setelah 2 bulan WFH :

Wah! Kadang aku masih jerawatan karena hormon. So, tetep maskeran kefir dan ditambahin madu biar lembab. Just do it!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s