REVIEW – Pengalaman Pertama Menginap di Hotel Kapsul di Jakarta

Saat ikut event Jakarta Marathon 2019 silam yang start larinya jam 05.00 pagi itu aku mencoba experience buat menginap di hotel kapsul. Yess, jam 5 pagi mau bangun jam berapa, mau berangkat dari rumah jam berapa coba? Akhirnya aku putuskan untuk booking hotel kapsul, sekalian ini adalah untuk kali pertamanya.

Apa sebenarnya hotel kapsul itu?Dikembangkan di Jepang, hotel kapsul atau hotel ‘pod’ murah ini merupakan tipe penginapan yang beberapa tahun terakhir terkenal di kalangan para traveler. Dengan deretan tempat tidur tunggal berbentuk kapsul kecil yang tertutup, akomodasi sederhana ini dirancang cuma untuk bermalam aja jadi minimalis gitu.

Ada tempat penyimpanan terpisah untuk barang bawaan kamu dan kamar mandi bersama yang dibedakan berdasakan jenis kelamin. Kalau di Jepang, hotel kapsul juga memiliki sebuah sentō, rumah mandi khas Jepang yang pada umumnya untuk tamu pria saja.

Nah, karena lokasi lari di Senayan deket Sudirman yang notabene kawasan bisnis, pilihan hotel dekat GBK Senayan lumayan mahal-mahal rata-rata hampir Rp 1 juta per malam. Ini buat semalam aja, buat numpang tidur karena besoknya mesti pagi banget bangun lagi. So, opsi paling bijaksana adalah memesan hotel kapsul di daerah pinggiran Sudirman – Thamrin yang cukup 15 menit saja menuju kawasan GBK Senayan yang rate harganya kisaran Rp 100.000 aja.

Lewat aplikasi Traveloka akhirnya aku menemukan dua hotel kapsul dekat Grand Indonesia Shopping Centre alias GI. Kenapa mall? Yes, biar kalau butuh apa-apa mudah dan kalau bosan mau hang out bisa dekat dijangkau dengan berjalan kaki. FYI cuma aku agak nyesel aja sih, pas tahu ada orang datang tanpa reservasi dan dapet harga Rp 100.000 aja per malam 😂. Lho, pesan online jauh-jauh hari justru malah mahalan. Piye?

Akhirnya pilihan jatuh pada Whiz Capsule Hotel Thamrin Jakarta, yang cuma 200 meter saja melangkah sudah ketemu Mall GI. Aku pesan sebulan sebelumnya dengan harga Rp 147.000 ribu dengan fasilitas loker untuk menyimpan barang, sudah ada handuk dan sandal, tempat charger, tv layar datar di dalam kapsul, aku juga dikasih headset, kamar mandi bersih, ada westafel dan kunci otomatis buat pintu kapsulnya oke sih di sisi keamanan. Semua fasilitas hampir mirip hotel umumnya tapi kamarnya aja yang kapsul. Ohya dari sisi kedap suara, lumayan! Nggak keberisikan tetangga kapsul di bawah atau samping aku. Cuma ada getaran orang buka pintu paling.

Ini name tag peserta marathon, ohya kita dapet fasilitas buat sikat gigi juga lho dan ada sampo serta sabun di kamar mandinya jadi nggak perlu bawa

Hotel kapsul ini modern banget memang, pas ada di dalemnya berasa ada di masa depan, mirip lagi di kapal ruang angkasa yang ada di film-film. Imajinansi memang kelewatan tapi coba aja deh. Kasur dan bantalnya bersih dan cukup nyaman. Cuma buat ku yang suka ngobrol dengan orang-orang baru rasanya hotel kapsul kurang cocok ya. Aku kurang betah walau nyaman di sisi kebersihan sama fasilitasnya. Aku merasa butuh kehangatan dari berbaur dengan manusia lain seperti saat punya pengalaman menginap di doormitory room saat traveling ke berbagai negara.

Menginap di hotel kapsul berasa sepi, sendirian, walau ada banyak kapsul lain berisi manusia yang juga sibuk sama urusannya sendiri. Well, cocoknya hotel kapsul buat yang flashpacker kali ya. Butuh tidur doang dan aku buat nonton tv yang ada channel Fox Movies maupun HBO itu pun nggak sempat karena sudah ngantuk. Akhirnya memang numpang tidur aja karena besoknya mesti bangun pagi buat ikutan Jakarta Marathon!

Well, begitulah pengalaman ku buat mencoba hotel kapsul. Setidaknya ya, aku sudah mencoba yang namanya hotel kapsul dan ini bisa jadi opsi buat kalian yang lagi cari tempat buat tidur dan mandi aja. Bahkan kalau nggak bisa pulang, kamu yang kantornya dekat Sudirman Thamrin bisa stay di sini membayar waktu penting tidur mu.

Di dalamnya lampu bisa berubah-ubah, biru, ungu, nge-pink berasa ada di planet mana di setting film Guardian of The Galaxy 😂

2 Comments Add yours

  1. mysukmana says:

    ini lampu di matiin terus tuncepin usb movie di kapsul berasa XXI

    1. Hmm, ga sama seperti XXI sih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s