Ketika Hidup Selucu Itu . .

Film dan tontonan serial tv favoritku genre nya komedi.. ah tapi yang bisa ku sebut di sini yang keren aja lah ya seperti The Big Bang Theory yang ala ala humor cerdas disampaikan lewat tokoh pemain di dalamnya. Ada Sheldon dan teman-temannya yang seorang ilmuwan/profesor dengan cerita keseharian biasa seperti halnya kita, tapi ada bumbu-bumbu “drama” yang bikin hidup jadi nggak biasa karena mereka ilmuwan ya, nyerempet-nyerempet deh kata-kata humor cerdas ala ahli kimia, ahli biologi atau astronom seperti Raj. Jadilah The Big Bang Theory sebuah tontonan yang kataku sih beda dari serial tv lainnya.

Di luar tontonan atau melihat cerita kehidupan orang, di sisi lain pernah nggak sih kamu juga melihat humor hidup mu sendiri? WELL, Maksud ku bukan yang kamu becandaan sama temen di kantor ejek-mengejek, bully mem-bully dengan kata-kata (kalo itu tiap hari 😂). Humor hidup seperti kejadian yang seolah terjadi untuk membuat kita jadi melongo, nggak nyangka, bisa jadi komentar pertama kita adalah what the…? Atau jangan-jangan what the f**k? Dalam arti apa-apaan sih ini?

Begitulah. Kadang sebuah hidup yang bagi tiap orang berbeda-beda namun sering nggak lepas dari ketidakmenyangkaan, di luar ekspektasi, kadang seperti shock theraphy. Ada kata-kata bijak yang bilang :

“If you expect the unexpected all the time, nothing will disappoint you,”

Atau

“Don’t expect love in return, just wait for it to grow in their heart,”

WELL, pernah nggak sih kalian merenungi hidup lebih dalam lagi. Sedalam lautan, kata RUMI saat ingin memiliki hati seperti berlian, pengembaraan ku untuk mencari keberartian hidup dari menetapkan cita-cita, pekerjaan impian, sampai pertanyaan yang muncul kemudian! Apakah tujuan hidup yang sesungguhnya?

Semua orang pasti ingin bahagia dan merasa berarti. Di situ aku merasa bahagia dan perasaan punya arti dari tiap orang pasti berbeda. Namun melihat lagi Sang Pencipta, aku menekuri hidup sebenarnya hanyalah rencana-Nya, keinginan-Nya karena bagian kecil ini seperti isi hati, karunia kepintaran, kemapanan semua pemberian. Kita sering punya keinginan ini itu yang banyak sekali, mirip theme song Doraemon 😂. Tapi nggak tahu mana yang terbaik, ALLAH yang paling tahu yang terbaik. Jadi kalau keinginan itu nggak mewujud bukan salah kamu… jangan salahin diri kamu..

Seperti halnya lelucon, humor dalam hidup dan kamu berguman “ini apa sih”, ketika satu kejadian nggak sesuai keinginan mu atau anehnya kejadian yang kamu kira-kira terjadi buat mu lantas nggak terjadi ya cukup tertawa saja. Karena sering kali juga belakangan kita berguman saat tahu kenapa-kenapanya “Oh.. begini toh maksudnya Allah.. saya dikasih tempat yang lebih baik. Saya dikasih pekerjaan yang lebih tepat lengkap bersama teman partner kerja bos yang bisa ditangani. Hmmm, sering lho kita awalnya kecewa dulu tapi akhirnya tahu kenapa-kenapanya?

YES! Seperti tulisan ku yang sebelumnya. Yang Paling Baik Prasangkanya Kepada-Ku. Kalau mencontoh teladan orang-orang soleh zaman nabi, kehidupan ini pasti bisa tenang dan beres. Sebagai orang yang masih dan terus-menerus belajar aku sih memfavoritkan mereka dibanding idol K-Pop hehehe. Tapi setelah membaca tulisanku, kamu bisa pilih sendiri. Apakah mau joget-joget nge-dance ala bintang K-Pop dalam menyikapi lelucuan hidup atau meneladani saja orang-orang saleh zaman nabi dengan terus berbaik sangka terhadap takdirnya Allah 🙂.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s