Trekking Santai Ke Coban Tengah, Malang – Jawa Timur

Naik jeep keliling Kota Malang, menyaksikan matahari terbit di Gunung Bromo. Saya juga sempat mencoba lagi bagaimana sensasi off road dan trekking ke Coban Tengah bareng teman-teman media Desember 2017 silam.

Perjalanan yang baru sempat saya tulis ini sebenarnya kurang data, kurang foto dan wawancara. Jadi jangan berharap ulasan saya lengkap dan jangan tanya juga gimana cara kesana ya.. hehehe. Sebagai undangan mediatrip dari Kalbe Farma, saya hanya mencoba untuk lebih menikmati perjalanan dan tidak kebanyakan memotret.

Soalnya selama ini menjadi media ketika dinas luar kota selalu terlalu sibuk wawancara sana sini, dan ngikutin konferensi pers. Berhubung ini media trip yang tidak ada embel-embel buat berita alias hanya murni diajak jalan-jalan dan makan saja ya saya nurut dong 😂.

img_4018
pintu masuk ke Coban Tengah, dari sini dimulailah trekking santainya

Kaget juga, diajak ke Coban Tengah, siang hampir sore sehingga pulangnya pas gelap sampai adzan magrib bergema. Di hutan saat itu minim sekali lampu, kondisi jalan cukup berlumpur karena memang khusus untuk off road.

Coban Tengah terletak di atas wisata Coban Rondo yang sudah lebih dulu terkenal. Sementara jalan menuju Coban Tengah sejalan dengan Coban Rondo, keduanya dikelola Perhutani. Kiri kanan jalan akan ditemui pohon pinus tinggi. Saat melewati hutan tanpa jalan beraspal alias licin tanah basah dengan jeep sekitar 1-3 Km Kamu akan sampai di gerbang bertuliskan Coban, kurang lebih sekitar 500 meter ada pertigaan, rambunya akan jelas memberi tahu arah ke Coban Tengah.

img_4016
off road, lagi di dalam jeep

Tentunya kesini harus dengan tour guide atau menyewa tour operator yang sekaligus sewa jeep dari awal Kamu sampai di Bandara atau Stasiun Kereta di Kota Malang. Biasanya satu paket harganya, dengan jumlah rombongan tertentu.

Yang saya lihat selama perjalanan, ada villa yang bisa disewa, cukup banyak. Tapi agaknya cukup terpencil lokasinya, meski saat di jeep saya bisa lihat ada beberapa tukang jualan bakso keliling dengan motor. Tapi soal makanan saya sama rombongan tidak khawatir, soalnya pihak Kalbe Farma sudah request sama tour operator juga soal restoran tempat kami makan dan camilan selama di perjalanan.

Setelah sampai pintu gerbang Coban Tengah, langsung disitulah dimulainya trekking santai. Ohya sebisa mungkin pakai sepatu trekking atau sandal gunung, karena jalanan licin dan naik turun. Saya bilang ini cukup ringan karena tidak terlalu jauh, trekking kurang dari satu jam saja. Tapi justru menurut saya disitu letak kesederhanaan tempat wisata Coban Tengah ini.

img_4015
off road yang menegangkan

Yang tidak biasa trekking pasti bisa melewatinya. Ada pemandangan indah alam yang apa adanya tidak diubah atau direkayasa. Ada aliran air sungai, gemericiknya dan hawa dingin masih cukup bisa ditoleransi, masih sekitar 20-an derajat di sore hari. Tidak banyak foto dan disini tak saya unggah, soalnya biar kamu penasaran dan coba sendiri. Bagus dilihat mata tapi di foto terlihat biasa. Namun menurut saya tidak rugi ke Coban Tengah, hitung-hitung saya waktu itu latihan trekking sebelum ke Himalaya. Jadi seneng-seneng aja.

Advertisements

2 thoughts on “Trekking Santai Ke Coban Tengah, Malang – Jawa Timur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s