Yak, Si Satwa Fotogenic Pegunungan Himalaya

Yak, nama yang terdengar asing untuk sebutan hewan. Namun kalau kamu pernah ke wilayah Tibet atau Asia Selatan seperti di Nepal, tempat pegunungan Himalaya berada maka nama ini akan jadi akrab.

Apa sih hewan yak itu? Tentu saja supaya kenal kamu harus ketemu dulu atau searching namanya di Google. Saya pun baru mengenal hewan ini ketika trekking ke Himalaya. Suka memotret mereka, soalnya di Indonesia nggak ada 😂✌🏻. Menurut saya fotogenic aja, pas lewat jembatan bikin siapa pun memilih minggir atau nunggu biar lewat duluan.

Menurut Wikipedia, yak dalam Bahasa Latin (Bos grunniens) adalah sejenis sapi yang banyak ditemukan di Tibet dan wilayah sekitar Himalaya di Asia Tengah. Kata yak merujuk kepada spesies jantan sedangkan seekor betina disebut dri atau nak.

Yak yang liar mempunyai tinggi sekitar dua meter di pundaknya, sedangkan yang diternak biasanya hanya setengah ketinggian tersebut. Kedua jenis tersebut sama-sama mempunyai bulu yang panjang untuk melindungi mereka dari kedinginan.

Yak liar umumnya berwarna hitam dan cokelat. Yak yang diternakkan juga ada yang berwarna putih. Yak banyak dimanfaatkan untuk susu dan dagingnya. Susunya sendiri berwarna merah jambu. Selain itu, mereka juga digunakan untuk mengangkut barang melewati medan-medan yang berat seperti pegunungan.

Katanya sih banyak hewan yak yang dibunuh sebagai makanan oleh orang-orang Tibet sehingga kini mereka termasuk spesies yang terancam punah. Btw, karen penasaran sama menu steak yak saya juga nyobain waktu aklimatisasi di Desa Namche, walau katanya mending jangan makan daging deh kalo sudah di ketinggian 3400 mdpl-an, daging nggak dijamin segar dan belum tentu tiap lodge punya kulkas.

Tapi agak nyesel juga makan steak yak, soalnya pas trekking dari Dingboche dan menuju Gorak Shep melihat dengan mata kepala sendiri kalo si yak makan kotoran nya yang sudah kering 😂🙈. Memang di Pegunungan Himalaya ketinggian di atas 4900 mdpl-an ya sudah jarang pohon, paling rumput-rumput kecoklatan, vegetasinya beberapa tempat sudah mulai gersang, dan udara dingin sekali. Bbrrrr

Si yak ini jalannya lebih cepet lho daripada manusia, kelihatannya aja pelan. Tiap kali ada suara lonceng kriling kriling, si Yak berarti ada dekat. Yak ini biasanya juga memang dikasih kalung lonceng seperti juga kuda yang dijadikan alat transportasi mengantar barang.

Yang saya ingat tentang yak, juga jejak kotorannya. Pasti dimana-mana, di jalanan sepanjang mendaki. Kebayang gimana baunya? Kecium? 😂 ampun, kalo lagi meleng mata saya keinjek kadang kotorannya.

Sampai sepatu ikut bau kotoran yak, supaya nggak bau biasanya ketemu sungai ada airnya saya cemplungin bagian alas sepatu dan kalau terpaksa pakai tisu basah, soalnya sepatu kan dipakai di dalam lodge. Ditaruh di lantai kamar dan dipakai juga saat lagi diperapian bareng orang-orang, jadi kalau kecium bau nggak enak saya malu juga.

Kadang gemes dan merasa si yak berjasa banget. Yak yang tangguh, naik turun di cuaca dan kondisi pegunungan yang berganti musimnya dengan beban berat dipundaknya. Kalau gak terganggu seperti kuda, kadang saya usap bagian kepalanya kalau lagi papasan. Ciptaan Tuhan yang… harus dikasihi 🙏🏻

Bulu yak lumayan tebal mirip kuda dan agak kasar. Saya tahu karena pernah memegang. Dan tahu gak sih, bulu mereka juga dijadikan wool dan jadi selimut. Saya pun membelinya sebagai oleh-oleh untuk jadi kenang-kenangan. Jadi kalau kangen sama yak, pakai aja selimut dari wool yak itu.

3 Comments Add yours

  1. kegagalau says:

    Kalau saya keinjek kotoran Yak, mungkin semalaman gak bisa tidur :’)))))

  2. rinairembulan says:

    Yak—yip-yip. (Dan terbanglah)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s