Memandang Laut dari Tebing Jusangjeolli di Pulau Jeju, Korea Selatan

Cerah matahari pagi terasa membuai berkat sepoi angin sejuk. Seperti perkiraan cuaca, meski menunjukan sekitar 15 derajat celcius namun berbeda dengan hari sebelumnya. Hembusan angin Jeju terasa lebih hangat berkat sinaran matahari.

Sejak pukul 09.00 sebagian besar sudah duduk manis di bus. Meski beberapa ada yang masih sarapan kilat, termasuk saya. Tak sabar, kemana bus akan membawa? Sekitar 20 menit perjalanan dari Hotel The Shilla Jeju, mengalir singkat karena suguhan pemandangan dari jendela.

Di Pulau Jeju, semuanya berkesan soal keindahan alamnya. Ada kebun teh, Gunung Hallasan, air terjun, dan tebing Jusangjeolli yang kebetulan bisa saya sambangi sebelum bertolak ke Bandara Jeju untuk kembali ke Seoul dan pulang ke Jakarta.

Return to home dari Jeju di saat terakhir perjalanan Korea Selatan meninggalkan kesan yang indah dengan menikmati laut dari tebing Jusangjeolli. Saya termasuk beruntung bisa merasakan alam Jeju, karena bahkan pemandu tour saya Yale Kim yang tak ikut kami ke Jeju dan mengantar kami selama di Seoul belum pernah sekali pun ke Jeju, padahal dia punya sanak saudara yang tinggal di pulau yang terletak di Semenanjung Korea ini.

Berlokasi di seputar Daepo-dong. Jika kamu mengikuti jalan pertanian sekitar 600 m ke arah barat daya dari Daepo-dong, di ujung hutan pohon pinus ada tebing. Di dasar tebing ini merupakan Pantai Jisatgae beserta pilar batu yang mengesankan itu.

Jusangjeolli adalah pilar batu yang menumpuk di sepanjang pantai dan merupakan monumen budaya di Pulau Jeju. Jusangjeolli Cliftt terbentuk saat lahar dari Gunung Hallasan meletus ke lautan Jungmun.

Tempat ini menjadi pilar batu yang berbentuk seperti kubus atau segi enam dengan berbagai ukuran dan hampir tampak seolah tukang batu telah mengukirnya. Administrasi distrik tersebut menyebutnya sebagai ‘Jisatgae Rocks’ dari nama lama ‘Jisatgae’.

Tebing 20m membuatnya menjadi tempat yang populer untuk air pasang dan memancing laut. Gelombang ombak menerjang ke sisi tebing memberikan pemandangan indah samudera di sekitar pilar.

Tak salah memang bila penyuka wisata alam datang ke Pulau Jeju, ya jangan sekedar ke Seoul saja. Karena Jeju punya pemandangan alam yang megah. Menjelajahlah di seputar Daepo, salah satunya site Jusangjeolli Cliff ini yang terletak di kota Seogwipo (대포 주상절리 대).

Banyak yang membandingkan Jusangjeollidae dengan Causeway Giant’s di Irlandia Utara. Terletak di Jungmun, yang terbaik adalah menyewa mobil karena transportasi umum akan membutuhkan banyak jalan kaki. Begitu sampai, Anda bisa membeli tiket Anda di kantor tiket. Biaya masuk umum adalah 2.000 Won.

Saat Kamu berjalan lebih dekat ke tebing, akan ada tangga kayu yang mengarah ke platform observasi. Kamu pun bisa melihat tebing dari berbagai sudut di jalan ini. Pada hari yang tenang, Kamu juga bisa melihat ombaknya dengan lembut seperti memukul-mukul tepi Jusangjeolli Cliff. Bila air pasang tinggi, ombak bisa melonjak hingga 20 meter.

Berjalan menuruni tangga kayu, orang bisa melempar koin ke bebatuan untuk membuat sebuah permintaan. Hahaha, saya cuma ketawa, soalnya banyak tempat wisata yang ada acara lempar koin segala. Di Indonesia juga.

Melihat ke arah laut, seseorang tidak bisa tidak terpesona oleh cahaya matahari keemasan. Perahu layar kecil itu membuatku merasa bisa membawanya ke mana saja, bahkan ke tempat-tempat khayalan.

Setelah memanjakan mata dengan pemandangan alam di Jusangjeolli Cliff, kamu bisa menikmati makanan ringan dan jeruk keprok khas Jeju atau membeli souvenir di pintu masuk alun-alun. Btw jeruk khas jeju enak banget, pokoknya beda harus coba.

Informasi tempat wisata dari situs resmi Pariwisata Korea Selatan :

Telepon

+ 82-64-738-1393

Status terkini

[Jungmun dan Pantai Daepo, Jeju]

Monumen Alam No. 443 (Ditunjuk pada tanggal 6 Januari 2005)

Biaya Masuk

Individu – Dewasa 2.000 won / Remaja & Anak 1.000 won

Grup – Dewasa 1,600 won / Remaja & Anak 600 won

9 Comments Add yours

  1. winnymarlina says:

    tebingnya cakep banget dyah eh benerin gk sih kalau ke jeju doang gak perlu visa buat WNI

    1. Bisa, tapi tdk ada penerbangan dari Jakarta ke Jeju Win

      1. winnymarlina says:

        kalau ada free beneran ya

      2. Bener kok, cuma ya itu penerbangan dari Jakarta ke Jeju langsung tidak ada

  2. bersapedahan says:

    wiw keren bener tebing karangnya .. bener2 seperti pilar yang diukir

    1. Pilarnya terbentuk krn erupsi gunung Hallasan, tp sprti diukir manusia 😳

  3. Nur S Ahmadi says:

    Wah …. saya sering melihat bagian2 Pulau Jeju dalam drama korea, tapi sudah lupa juga karena sdh lama tak menontonnya.
    Jadi ngiler ingin bisa ke sana ….

    1. Bagian rumput banyak ilalang di Jeju dan anginnya yg kencang, sangat Jeju sekali di drama Korea

      1. Nur S Ahmadi says:

        iya …juga pantainya kayaknya saya pernah menontonnya tp di drama yg berjudul apa sy lupa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s