BALI - Indonesia · Traveling

Sembilan Alasan Menginap di Yan’s House Hotel Bali

Sebagai budget traveler pasti kalau mau liburan aku ketat banget di bagian pengalokasian dana. Dengan budget liburan yang dibagi pada post pengeluaran hotel, transportasi, sampai biaya hidup.. biaya menginap adalah satu element biaya yang paling bisa ditekan. Ya gak sih?

Kadang nggak masalah liburan asik, seru bareng temen meski nggak nginep di hotel berbintang 4, ya setidaknya bintang 3 pun jadi. Yang penting saat itu kan liburannya, hotel cuma buat tempat numpang tidur aja jadi merasa kurang penting. Cuma belakangan makin kesini kok aku merasa saat liburan tetap penting untuk mengapresiasi diri sendiri dengan nginep di hotel yang layak. 

Malahan, kerasa banget aura liburan aku lebih hidup ketika memilih hotel yang tepat. Ini kejadian waktu liburan tahun 2013 lalu di Bali, boleh modal dapet vocer nginep di hotel Bintang 4. Terus bela-belain untuk hunting tiket pesawat murah juga di Garuda Travel Fair. Nah sejak itu ketagihan banget buat menciptakan suasana liburan berkesan nggak cuma dari tempat liburannya yang hype! Tapi hotel yang aku tinggali. 

Makin banyak lho hotel butik bertebaran. Yang unik dari jenis butik hotel adalah atmosfer dan tematik interior kamar sampai restoran dan lobinya yang bikin kamu merasa kebawa suasana. Belum lama ini aku pun terpesona dan merasa nggak bisa move on dari suasana liburan bulan lalu di Bali, karena Yan’s House Hotel tempat menginap selama 2 hari kemarin menyenangkan. 

Yan’s House Hotel Bali baru banget beroperasi bulan April 2017 kemarin. Dengan 11 tema dari 78 kamar yang ada, keunikan & keindahan lanskap eksterior Victorian pop disini jadi satu hal yang eyecatching. Letaknya juga strategis, di jantung kawasan Kuta.

Hotel ini berawal dari sebuah bungalow penginapan mungil dengan 4 kamar sederhana pada tahun 1970-an. Yan’s House Hotel yang berlokasi di jalan Kartika Tuban, Kuta dan hanya berjarak 3 kilometer dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai itu kini tampil dalam keanggunan baru. 

Dengan tipe Deluxe, Premier, Quadruple, Family Room dan Grand Victorian, 11 konsep itu adalah Chill Out, The Sweet Breeze, Homey Wonderland, The Victorian, Homeland, Bachelor’s Pad, Vintage Groove, Ecletic Living, Laid Back, Serenity dan The Love Nest. Kebetulan pas menginap kemarin, aku memilih tema Laid Back yang cuma ada 1 kamar aja dengan tipe premier.

FYI, kamu bisa lihat tipe lain dengan browsing di link ini tipe kamar Yan’s House Hotel dari Traveloka nah disitu akan lebih tergambar tipe kamar yang bisa dipilih sesuai keinginan. Btw sebagai orang yang simpel dan tidak terlalu suka hal ribet aku pilih Laid Back karena kesannya ruangan ini kasual. 

Terus yang penting sih aku naksir sama interior di dalam kamar mandi yang serba putih. Udah itu aja alasan simpelnya. Hehe… Sampai sengaja banget motret bed room buat inspirasi pas mau buat rumah nanti. 

Yang unik dari Yan’s House Hotel :

1. Punya tipe dan karakter kamar yang beda-beda, mulai dari kasual, romantis, sampai yang bisa buat sharing dengan family room buat ber-4 orang pun ada. Jadi kalau lagi grup ber-4 bisa sharing harga kamar family yang sekitar Rp. 950.000 per day. Kamar lain harganya rata-rata di atas Rp. 500.000, beda-beda sesuai season dan diskon via aplikasi.

2. Sarapan disini tidak buffet. Tapi kamu akan diberikan pilihan menu breakfast yang banyak macam seperti nasi goreng bumbu Bali dan sandwich, serta makanan lain, juga varian jus, teh dan kopi. Pemilik hotel di sini Bli Agus sengaja pakai konsep itu supaya tamu merasa cukup dan nggak berlebihan saat sarapan.

3. Welcome drink disini juga unik, jus salak, jus kedondong, jus kintamani yang bermuatan local ingredients, masih bisa request juga disaat sarapan.

4. Yan’s House Hotel bukan sekedar hotel, sebenarnya ini lebih mirip seperti home stay yang seperti lagi di rumah banget.

5. Disini juga ada kolam renang kecil buat manja-manja berenang.

6. Yan’s House Hotel juga punya restoran Codegrafiti yang bertema kasual fine dining. Makan malam bareng pasangan udah pasti spesial menunya dan akan berkesan. Harga lumayan sih di atas Rp. 500.000, boleh ya sekali kali fine dining dan dimasakin menu unik sama si chef. Oke next posting aku share soal menu makanan di Codegrafiti ya. 

7. Ada baby sitter yang bisa jagain anak kalau lagi bawa anak kecil. Ini tempat family oriented juga ya, nyaman buat keluarga.

8. Kamu bisa request buat beli paket Piknik ke Pantai Kuta yang cocok buat keluarga kalau lagi liburan. Nanti akan ada service menu makanan pikniknya dan guide.

9. Yang enaknya lagi ada fasilitas Conie buat tamu. Mirip seperti hotel di Singapura juga ya ternyata, yang buat tamu bisa pakai Conie sebagai alat komunikasi nelpon rumah dan nelpon teman, tanpa harus roaming pulsa. Tapi kalau aku Conie ini malah kupakai buat selfie2 hehehe.. habis kameranya lebih bagus daripada hp aku (kalo buat selfie2) efeknya dong… Haha muka haluss. Makanya habis itu dibuat black & white aja 😀.

Advertisements

13 thoughts on “Sembilan Alasan Menginap di Yan’s House Hotel Bali

  1. naksir juga itu kamar buat ber4…, jatuhnya lebih murah ya daripada harus pesan 2 kamar…
    itu juga salah satu alasan biaya jalan2 cukup gede karena anak2 sudah besar

  2. atmosphere hotelnya menyenangkan .. bikin betah.
    btw jeli juga lihat peluang bisnis .. menyediakan berbagai tipe kamar sampai kamar untuk keuarga atau rame2 juga ada

  3. Bener kak liburan walaupun low budget ttp kalo nginep pilih yg nyaman. Apalagi skrg banyak hotel yg kece tapi gak terlalu mahal. Tema kamarnya juga lucu lucu banget ya kak. Homey banget lagi hotelnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s