Indonesia · Liputan · story · SUMATERA - Indonesia · The Journey · Traveling

Capture Toba Lake

Kapal yang membawa keliling Danau Toba dan menuju Pulau Samosir

Danau terbesar se-Asia Tenggara itu memang menakjubkan. Selain dengan cerita bagaimana meletus dan membentuk pulau di dalam danau, keistimewaan tempat ini tak lain juga karena sejarahnya bagi orang Batak.

Hmmm… rasanya nyaman dan adem banget memandangi Danau Toba, entah mengapa. Untuk mendapati pemandangan yang menenangkan jiwa itu tak butuh susah naik di ketinggian seperti kalau lagi ke gunung, sebab hotel tempat saya menginap di Inna Parapat langsung menghadap Danau Toba. 

Jadi begitu membuka pintu kamar pemandangan nya adalah kapal feri yang lalu lalang buat keliling sekitar Pulau Samosir. Agak susah memang memotret keseluruhan Danau Toba, soalnya mesti di atas bukit baru kedapatan full pemandangannya.

Pemandangan Danau Toba dari depan pintu kamar
Danau Toba mendung kurang cerah, tanpa kapal lalu lalang seperti tanpa kehidupan

Jepretan ku yang maksimal hanya segini saja, berhubung cuaca mendung dan kamera bukan yang canggih banget. Tapi lumayan tajam pakai Nikon, saat di zoom pun tidak pecah sampai 42x.. akan nge-blur juga bila terlalu maksimal.

Hal yang paling ku suka itu memotret kapal dan rasanya Danau Toba tanpa kapal yang berlalu lalang itu kurang hidup. 

Moment lainnya dari beberapa sudut sebenarnya bukit- bukit yang dari jauh terlihat. Pulau Samosir di tengahnya, termasuk suguhan apik apalagi ada aktivitas anak lokal yang berenang sekedar main-main saja.

Di tengah-tengah perjalanan ke Samosir kita juga bisa merekam berbagai aktivitas. Aku agak kaget karena ada yang ngamen di atas kapal, terus kirain bakal minta recehan.. ternyata ngamen nggak berbayar πŸ˜….

Sepanjang perjalanan berkeliling guide dari Hotel Inna Parapat menjelaskan berbagai tempat bersejarah. Termasuk ada cerita sesosok manusia menggantung di dekat karts. 

Ini sosok manusia yang menggantung di salah satu karts
Menenangkan ini pemandangan yang ku maksud

Juga berapa lama berkeliling Danau Toba dan berkeliling Pulau Samosir yang punya desa-desa wisata dari darat maupun laut. Ini tempat memang benar-benar amazing πŸ˜€πŸ˜πŸ˜˜.

Kebetulan rombongan ku menyewa satu kapal buat kami aja. Tapi kalau traveling orangnya nggak lebih dari 25 orang kamu bisa naik kapal dari tiga dermaga. Tarifnya berapa? Nggak kesempatan tanya, soalnya agenda padat banget.. sampai tas koper titip dulu ke resepsionis dan kami nggak ke kamar buat istirahat begitu sampai Parapat. 

Hotel Inna Parapat merupakan satu hotel yang punya dermaga sendiri, bisa request kapal juga kalau rombongan. Tapi nggak sulit juga untuk ke dermaga, kapal tersedia banyak dan sering bolak-balik.

Bareng wartawan Tempo, CNN Indonesia dan Majalah Swa.. jarang-jarang liputan luar kota bareng temen desk ekonomi dan megapolitan yang seriusss serius liputannya
Advertisements

11 thoughts on “Capture Toba Lake

  1. Dulu pas nulis buat lomba tentang pesona sumut. Dalam benak ini danau toba kebangetan bagusnya.. tapi kalau gak salah akses pesawat udah ada ke sana bukan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s