LIFE · story

Buku Bacaan Motivasi 10 Tahun Terakhir

Akhir-akhir ini saya merasa kalau perspektif dan konsep pribadi dalam memandang kehidupan banyak sekali berubah. Semua kerasa sekali sejak banyak traveling kesana kemari, masuk dunia kerja dan bertemu banyak orang di keseharian.

Selain, sebenarnya semua itu bermula dari lingkungan dan bahan bacaan motivasi. Lama kelamaan buku bacaan motivasi tentang pandangan hidup pun banyak yang tidak relevan lagi. So, di blog sedikit kepingin ngulas buku bacaan dulu, bagaimana perspektif dan bahan bacaan saya berubah, terus sekarang lagi baca apa?

(1) La Tahzan karangan DR. ‘Aidh al-Qarni

Ini merupakan salah satu buku terlaris di timur tengah. Beli buku ini saat masih kuliah semester awal tahun 2006. Cukup tebal dengan 570 halaman, La Tahzan menuangkan pemikiran-pemikiran dari sang penulis DR. ‘Aidh al-Qarni dengan mengacu pada ayat-ayat Al-qur’an dan Hadist nabi.

Satu alasan yang buat tertarik untuk membacanya karena motivasi disisi religius, mungkin karena memang sejak kecil orang tua mencekoki dengan buku maupun novel Islami cerita Nabi, Rasul, dan Wali Songo pemahaman yang islami seperti ini selalu buat saya tertarik.

Kenapa Tidak relevan lagi? 

Isi buku lebih fokus ke kata sedih (sesuai arti La Tahzan itu sendiri), kesannya kalau baca itu ya saya ini orang yang terlahir dengan harus dihibur agar tidak sedih kemudian membaca buku ini. Isinya memang seputar nasehat agar tidak sedih, dengan kutipan ayat AQ dan Hadist. Menjadi tidak menjadi relevan lagi buat saya karena saat membaca tidak berefek apa-apa lagi. Soalnya ujian hidup makin tinggi, nggak cukup buat diberi pemahaman jangan sedih.

motivasi-blog

(2) The Secret karangan Rhonda Byrne 

Dulu ini juga buku yang laris, booming sekitar tahun 2008 bermula dari video lalu jadi buku. Isinya kalau dikaitkan dengan kepercayaan terhadap Tuhan sebagai pencipta semesta dih bakal ngawur. Tapi jika menganggap kata semesta di buku itu sebagai zat Yang Maha Mengabulkan doa, yaitu Allah ya tidak salah.

Namanya juga karangan buku dari Barat. Jadi menerimanya tidak bisa 100 persen sama yang dimaksudkan, soalnya kalau betul-betul mengikuti berati kamu seperti atheis dong. Segala sesuatu datang dari Allah, bukan alam semesta. Apapun keinginan kita tidak mungkin bisa kalau bukan karena kehendak-Nya. Ini agak merusak ketauhidan seseorang jika disalah artikan lebih jauh.

Kalau saya menerjemahkan buku ini lebih ke arah positif, mendatangkan sesuatu yang kamu inginkan harus dengan pikiran dan sikap positif. Optimisme!

Kenapa Tidak Relevan lagi??

Sejauh perjalanan saya ke gunung, sebagai contoh kecilnya ya .. Pemahaman the secret tentang law of attraction itu tidak bisa selalu benar. Karena lagi-lagi kita tidak bisa memaksakan kehendak diri, namun justru harus berserah ke Tuhan dengan apa yang terjadi setelah ikhtiar. Karena cuma Allah yang tahu dibalik tiap kejadian, ada hikmah dan pesan tersembunyi. Seperti ayat ini :

Qs. Al-Baqarah : 216

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui”

So, hidup tinggal dijalani, terus kamu berusaha sebaik mungkin. Tugas kita cuma menjalankan apa perintah lalu jauhi larangan. Soal rezeki dan embel-embelnya sudah dijamin dan tertulis bahkan sebelum kamu lahir. Adem, kalau ingat ini.

Saya jadi merasa lucu ketika pernah menuliskan tentang law of attraction di blog ini coba aja klik link ini Aku dan Law of Attraction

motivasi

 

(3) Quantum Ikhlas karangan Erbe Sentanu

Beruntungnya, setelah baca habis the secret nggak lama selang seminggu beli juga buku Quantum Ikhlas yang konsepnya seperti the secret namun lebih dijelaskan secara ilmiah dan diubah paradigmanya ke dalam sisi Islam.

Saya akui ini buku bagus. Ada penjelasan mengapa ada daya law of attraction itu.. tentang ilmu fisika quantum penjabaran kekuatan tak terlihat dari pikiran dan perasaan. Lalu itu semua nyambung dengan pemahaman Islam. So, saya termasuk tertolong dengan ikut membaca Quantum Ikhlas sebagai penyeimbang bacaan The Secret.

Sehingga konsepnya berubah dari berusaha memikirkan apa yang kita ingin dengan fokus pada kekuatan pikiran, dengan mengungkap kalau kekuatan perasaan atau disebut kekuatan hati (qolbu) itu lebih dominan memiliki efek. Kekuatan hati (perasaan) 88% sementara kekuatan pikiran 12 % saja efeknya.

Kenapa tidak relevan lagi?

Ada panduan untuk mendengarkan CD yang berisi pemusatan perasaan ke arah yang lebih baik. Konsepnya masih sama : 1. meminta 2. imajinasi 3. percaya (merasa sudah menerima) baru kemudian semua hal itu bisa betul terjadi pada kita, InsyaAllah karena izin-Nya dan dengan kekuatan perasaan tadi.

Nah kalau kamu cuma baca bukunya itu kurang berefek, meski untuk pengetahuan saja ini bagus, tapi hasi dari terapi quantum menggunakan CD akan lebih berpengaruh. Susah kan jadinya bagi mereka yang kurang punya banyak waktu untuk melakukannya. Walau itu hanya 15 menit.

(4) 7 Keajaiban Rezeki karangan Ippho Santosa

Percaya atau tidak dengan diri sendiri, ternyata saya pernah membeli dan membaca buku ini. Mirip-mirip konsep the secret dan quantum ikhlas, tapi lebih fokus ke rezeki. Buku bagus, tentang gimana menjemput rezeki.

Disebutkan untuk memenuhi lingkaran hidup dengan sifat Ar-Rahman dan Ar-Rahim dari Sang Pencipta mulai dari keluarga, lanjut ke diri sendiri, lalu Allah. Soal memantaskan diri dan menjemput rezeki.

Kenapa sekarang kurang relevan buat saya?

Cuma soal pemahaman sekarang yang lebih dalam lagi dirasa ada hati yang tidak menyetujui. Soal sedekah yang katanya ikhlas dan tidak ikhlas akan dibalas. Percaya kok, kan Allah Maha Kaya. Namun kembali lagi ke pribadi apakah kita berbuat sesuatu itu amat pamrih? Apa kita tidak sedekah kalau bukan karena ingin sesuatu sebagai ganti lain? Hati saya bertanya-tanya lagi.. karena mulai harus berfikir untuk tidak pamrih. Ini sekedar pendapat saja ya..

Lalu Apa Sekarang?????

Mungkin kalian ada yang mau kasih referensi baca buku motivasi apa? Sekarang saya lagi tertarik dengan ilmu tasawuf,  ilmu untuk mengetahui bagaimana cara menyucikan jiwa, menjernihan akhlaq, membangun dhahir dan batin serta untuk memporoleh kebahagian yang abadi.

Kelihatan berat ya? entah tapi tertarik aja, baru baca-baca di web soal tasawuf ini. Tujuannya apa? untuk lebih memiliki hati yang bersih, agar memiliki ketenangan dan semua itu bisa diaplikasikan dalam ahlak.

 

 

Advertisements

5 thoughts on “Buku Bacaan Motivasi 10 Tahun Terakhir

  1. Aku dulu juga punya beberapa buku kayak gitu, La Tahzan, The secret. Sekarang sih, kalau saya pengen motivasi ya be happy dari diri sendiri aja deh. Lebih spontan dan lebih banyak bersyukur dan ga usah membandingkan diri sama orang lain. Hehehehe. Aku udah ga baca buku seperti ini lagi, malah cuma follow facebooknya Gobind Vashdev .

    1. Iya, tul bgt yg km bilang .. krn dulu masih kuliah masih pencarian jati diri.

      Oh ya Gobind Vashdev,.. yg buat kata motivasi itu ya.. dulu pernah wwncra dia.. simpel ya motivasinya lwt kata2, cuma FB ud deactive.. lama ga nyimak 😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s