Backpacker · Indonesia · KALIMANTAN - Indonesia · story · The Journey · Traveling

Berlabuh di Pulau Kaniungan

Masih berlanjut, cerita traveling ke Derawan, Kalimantan Timur!.. Setelah keliling pulau sekitar dari Maratua, Kakaban, Salangaki, Gusungan, dan Spongebob Island (klik link ini buat baca cerita sebelumnya) Yuk Singgah Ke Spongebob Island … Cerita Pulau Derawan , Main Bareng Ubur-Ubur Cantik di Danau Kakaban , Menyusup Ke Goa Haji Mangku , Fall in Love with Maratua Island , Serunya Bermain Bersama Tukik di Salangaki , Milky Way di Ujung Dermaga Derawan Fisheries , Tehe-Tehe, Khas dan Unik di Pulau Derawan , Santap Lobster Jumbo di Pulau Derawan , Morning Glory at Derawan Fisheries hari ke-3 saya berlabuh di Pulau Kaniungan.

Jaraknya cukup jauh sekitar 3-4 jam dengan speedboat dari Pulau Derawan. Lumayan kan? sampai bisa tidur di dalam kapal, tapi sekejap tiba-tiba dibangunin temen karena histeris lihat lumba-lumba lewat.

Agak sore memang sampai di Pulau Kaniungan, agenda meng-eksplore pulau dibuat lebih santai. Berangkat siang dan sampai di pulau ketika udara sejuk mulai terasa dan menikmati matahari terbenam adalah bonusnya.

nelayan-di-sekitar-pulau-kaniungan-sedang-menyiapkan-umpan-dari-ikan-sengi-sengi
Bapak nelayan di Pulau Kaniungan yang lagi buat umpan pancing, ini ikan sengi-sengi yang amis banget lagi dilalerin saking amisnya dan menarik perhatian ikan pancingan.

Waktu sampai pulau, memang nggak langsung jatuh cinta. Menurut saya biasa aja, pasirnya tak terlalu halus warnanya putih namun dari jauh terlihat agak kecokelatan. Saya sudah prepare tenda buat kemah, malah nggak kepake sama sekali. Agak gimana gitu, dibilang untuk bawa tenda ternyata kami nginap di sebuah homestay yang belum jadi betul.

Oke, memang rasanya akan terlalu lelah jika harus pasang tenda. Lagipula nyamuknya, nggak nahan, belum lagi di pantai itu kan cenderung panas udaranya, beda dengan pegunungan, so memang kurang pas. Beruntungnya tenda yang dibawa dari Jakarta itu beratnya cuma 2 kg. Ah,….

Santai-santai tak dikejar waktu, intinya sore itu menikmati sunset. Di pulau yang mungkin nggak begitu terkenal, tempat berlabuh aja. Hanya ada 2-3 warung dengan satu restoran di Pulau Kaniungan ini, kalau mau pesan menu makanan harus bilang jauh-jauh hari. Meski pasokan ikan mudah, namun keterbatasan listrik tidak adanya lemari es membuat pemilik warung tak bisa selalu menyediakan ikan.

suasana-pulau-kaniungan
suasana pantainya seperti ini di kala sore,…

Muter keliling, Pulau Kaniungan Besar ini ternyata punya RT juga lho… teman seperjalanan, Agnes sama Bang Dee sempet ngobrol. Sementara saya sama Marsha dan Rosa asik makan mie instant di sebuah warung.  Fyi pulau ini hanya ada sedikit penghuninya, sekitar belasan kepala keluarga.

Tempat berlabuh yang cukup menenangkan, soalnya sepi. Tak ada orang menginap, cuma Bang Apoy pemilik Derawan Fisheries yang orang lokal Derawan menjamu kami, nginep di homestay yang belum jadi (tapi kamar mandinya bersih) dan ditraktir makanan enak di restoran pulau itu. Ketemu nasi, ketemu daging dan ikan soalnya kan sudah pesan jauh-jauh hari.

Sinyal disana? ilang ada, kalau XL benar-benar nggak ada… Cukup bersyukur karena jauh-jauh ke pulau niatnya ingin jauh dari hiruk pikik pekerjaan dan suasana macet Kota Jakarta.

bintang-laut
Ketemu bintang laut di pantainya, bintang laut ini nggak keras sama sekali, pas ditaruh di tangan dia gerak-gerak, jadinya geli gitu padahal mau difoto di tanganku.

Feel free, saat bangun paginya sebelum berangkat ke Danau Labuan Cermin saya sama Tante Evi yang serombongan trip Derawan snorkling dekat bibir pantai. Dan … tebak, ikannya banyak banget. Di pinggir gerombolan ikan teri berenang-renang asik, bebasss… sementara saya agak lebih jauh mencari tempat dengan terumbu karang dan ketemu banyak ikan cantik.

Lagi,… lagi morning glory! Segar karena habis nyemplung berenang snorkling, sementara matahari belum panas… masih hangat, nggak takut kulit jadi hitam. Jam 9 pagi kami lalu mulai siap-siap buat berangkat ke Labuan Cermin di Biduk-Biduk, 30 menit saja perjalanan laut dengan speedboad.

Advertisements

4 thoughts on “Berlabuh di Pulau Kaniungan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s