Indonesia · KALIMANTAN - Indonesia · story · The Journey · Traveling

Main Bareng Ubur-Ubur Cantik di Danau Kakaban

foto (3)
Fyi susahhh banget lhooo ambil gambar ini, in frame IG @rosacgusfa pic by @derawanfisheries @indonesiaparadise @meetandtrip

Guys, jangan pakai body lotion ya berenang disini. Soalnya nanti ubur-uburnya bisa mati kena kandungan zat yang ada di body lotion kamu,” pesan salah seorang teman nge-trip saya waktu kami serombongan hampir-hampir nyemplung Danau Kakaban.

Jlebb…. rasanya ngerasa bersalah bukan? yang sudah terlanjur melindungi kulitnya dengan UV Protection body lotion biar nggak kepanasan matahari. Tapi justru melukai si biota laut cantik di Danau Kakaban.

Oh,. oke masih belum terlambat bagi kamu yang baru berencana untuk mengunjungi Danau Kakaban 🙂 karena itu saya tuliskan di blog ini supaya berlibur kamu tetap memperhatikan lingkungan dan tetap melindungi biota laut yang ada.

Selain jangan pakai body lotion, sebaiknya kamu juga belajar berenang dan free dive dulu aja sebulan. Hehehe, soalnya kalau mau puas banget foto-foto dan bermain sama si ubur-ubur, paling tidak harus menyelam. Kalau dekat-dekat permukaan air saja kurang banyak ubur-uburnya.

Ingat satu hal lagi, jangan berenang pakai fin atau kaki katak, kasihan si ubur-ubur. Akan melukai mereka kalau terkena sapuan kaki kita. Apapun itu, jangan mengorbankan si hewan cantik buat selfie. Lembutlah ketika dekat-dekat mereka, memegang pun jangan diterkam supaya tak lari.

ubur-ubur di Kakaban Lake
tipikal ubur-ubur yang ada di Kakaban Lake, tapi beberapa ada juga yang tipis bening banget. pic by @derawanfisheries @indonesiaparadise @meetandtrip

Di beberapa tempat terkenal Indonesia kita pasti pernah mendengar cerita. Tentang air laut yang terperangkap kemudian menjadi sebuaah kawasan danau. Nah salah satunya ada di Pulau Kakaban yang tak hanya soal airnya dengan campuran tawar sekaligus asin. Tapi biota laut mengagumkan berupa ubur-ubur tanpa sengat ini.

Perubahan dan evolusi yang cukup lama oleh air hujan dan air tanah, air danau ini menjadikan airnya lebih tawar dibandingkan laut yang ada di sekitarnya. Perubahan ini berdampak juga pada adaptasi fauna laut yang ada di dalam danau itu.

Ubur-ubur misalnya, karena terbatasnya makanan, akhirnya beradaptasi dengan melakukan simbiose mutualistis dengan algae. Algae adalah penghasil makanan dan harus memasak makanan dengan bantuan sinar matahari.

Selama ribuan tahun danau di tengah laut ini tentu saja menciptakan suatu ekosistem tersendiri yang sangat unik. Danau unik ini memiliki empat jenis ubur-ubur, salah satunya adalah ubur-ubur jenis Cassiopea.

foto 3 (3)
Kalau berenangnya dekat permukaan, ubur-ubur hanya sedikit, tapi masuk ke dalam air dekat dengan habitat tanaman di dalam, rumah mereka kamu akan melihat se-RW perkampungan ubur-ubur 🙂

Memiliki tipikal yang unik juga karena tambahan air dari dalam tanah dan air hujan sejak 2 juta tahun lalu, menurut sumber wikipedia. Danau Kakaban pun bisa dikatakan sebagai danau prasejarah dari zaman peralihan Holosin.

Memiliki luas sekitar 5 km², danau juga memiliki dinding karang terjal setinggi 50 meter. Inilah sebabnya, air laut yang terperangkap tidak lagi bisa keluar, kemudian menjadi danau.

Cerita simbiosis dari ubur-ubur Pulau Kakaban, cukup unik. Mereka menempatkan algae pada bagian kakinya, karena ganggang berkepentingan untuk mendapatkan matahari sebagai sarana melakukan fotosistesa, sang ubur-ubur akhirnya berjalan terbalik, dengan kaki ke atas dan kepala ke bawah.

Cara berjalan yang unik inilah yang menarik para ilmuwan dan penyelam untuk mengetahui evolusi terhadap fauna laut yang akhirnya berperilaku aneh demi mempertahankan hidup mereka. Catatan para penyelam juga memberikan gambaran, hewan-hewan yang ada di danau ini mempunyai cahaya lebih berwarna warni ketika hari semakin gelap. Diduga, pada danau ini banyak akan dijumpai jenis-jenis baru.

foto 4 (1)
Airnya hijau-hijau lumut dan cenderung tak bening, banyak jenis ubur-ubur yang bening sangking beningnya juga nggak kelihatan lho di foto.

Sudah pasti, kamu yang suka laut harus banget berenang dan main sama ubur-ubur disini. Soalnya di dunia, tempat seperti ini hanya dijumpai di Danau Ubur-ubur Palau, Kepulauan Micronesia di kawasan Tenggara Laut Pasifik dan satu lagi kalau tidak salah di Kepulauan Togean, Sulawesi. Tolong dibetulin ya, kalau salah 🙂

Banyak sekali jenis-jenis hewan yang belum diidentifikasi di kawasan Danau Kakaban ini. Menurut wikipedia Dr. Thomas Tomascik, seorang ahli kelautan berkebangsaan Kanada, mengatakanPulau Kakaban merupakan surga kekayaan biologi yang ada di Indonesia.

Misteri bagaimana hewan dan tumbuhan yang terisolasi dalam danau ini merupakan salah satu objek yang sangat diminati oleh ilmuwan untuk diungkap. Karena itu laut ini memang pantas menjadi objekkonsevasi alam yang harusnya dilindungi dan dilestarikan.

Hayo, gimana nggak keren kalau hewan-hewan laut yang sekarang ada tetap bisa survive padahal kesadahan air di dalamnya sudah berubah total.

 

Advertisements

13 thoughts on “Main Bareng Ubur-Ubur Cantik di Danau Kakaban

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s