Backpacker · KALIMANTAN - Indonesia · story · The Journey · Traveling

Menyusup Ke Goa Haji Mangku

 

DSCN8712

Goa Haji Mangku, goa biru dengan kedalaman lebih dari 5 meter yang terletak di Pulau Maratua jadi site kedua setelah mampir ke Maratua Paradise Resort.

Ada dua cara untuk sampai di Goa Haji Mangku, pertama trekking selama tujuh jam atau memutar ke balik pulau dan masuk lewat pantai yang ada dermaga kecilnya.

Nah, rombongan saya tentu saja pilih lewat pantai… sedikit agak jalan 200 meter di antara bebatuan karang, ini mengingatkan saat plesir ke Pulau Moyo dan berniat menemukan surga kecil air terjun Lady Di… Jangan lupa pakai sendal jepit-nya ya… bisa-bisa kecucuk kaki kamu kalau tanpa alas.

Masih tentang cerita perjalanan ke Kepulauan sekitar Derawan di Mei 2016 silam. Kali ini saya mau cerita soal Goa Haji Mangku yang ada di sekitaran Pulau Maratua. Kalau ikut open trip, pastinya kamu pun bisa mampir karena biasanya sudah satu paket.

Setelah panas-panasan di lepas pantai, saya terhibur dengan teduhnya warna biru tua yang sesekali bercampur dengan biru tosca muda dari cahaya yang menerobos dedaunan di sekitar Goa Haji Mangku. Bukan tentang warna airnya saja, tapi saya suka banget waktu ngelewatin rindang hutan pepohonan, mirip lagi trekking di gunung tapi ini cuma 200 meter saja.

Airnya pun dingin ketika masuk ke dalamnya…. dan bagi mereka yang bisa free dive, lebih mendalami masuk menerobos ke dalam Goa Haji Mangku akan ada pemandangan lain.

DSCN8720
teman-teman yang masuk lewat bawah (tidak loncat dari atas)

Pemandangan ke bawah seperti ruang sempit membentuk jurang di tengahnya, dengan dasar yang tak terlihat. Gelap dan dingin. Cuma terlihat pantulan sinar matahari yang seolah mencoba masuk.

Katanya ada cerita mistis soal Goa Haji Mangku ini, tapi selama disana tidak ada yang aneh kok, mungkin karena saya nggak bisa lihat juga. Lebih baik ya nggak usah tahu aja jadi saya pun tidak menggali cerita lebih jauh dari penduduk lokal.

Sepertinya bebatuan goa telah berhasil membuat genangan air di sekitarnya menjadi lebih sejuk, lebih tepatnya dingin. Air-nya masih terasa agak asin, dibanding air laut dan masih bisa dibilang cenderung tawar.

DSCN8732
Karena nggak jago berenang, pakai live vest aja kakakkk…

Untuk masuk ke bibir goa, sebagian teman-teman saya ada yang melompat dari atas… oh ya ini bagi yang bisa berenang aja. Sebagian lewat bibir goa di bagian dalam yang untuk memasukinya perlu berjalan turun. Hati-hati jalannya, batu karang tajam lagi-lagi saya sarankan buat pakai sandal jepit.

Dan ketika keluar dari kapal, memang sebaiknya sudah siap dengan peralatan baju renang, gogel, live vest dan kalau niat free dive bawa kaki katak biar renangnya lebih cepat.

Kalau diperhatikan dermaga kecil tempat kapal mendarat memang seperti belum 100 persen jadi. Di depannya masih berupa kayu-kayu yang jadi pondasi. Kalau kamu searching soal Goa Haji Mangku pun, belum banyak blogger yang mem-posting.

DSCN8711
trekking sebentar, disejukan pepohonan yang rindang.. tapi awww, harus pakai sendal jepit karena batu karang bisa nyucuk kaki.

Jadi saya bisa katakan kalau Goa Haji Mangku ini baru, teman saya yang tahun lalu sempat ke Derawan aja tidak ikut mampir ke Goa ini. Cukup sebentar mampir, karena agenda hari itu penuh harus di lanjutkan lagi ke Pulau Kakaban dan Pulau Salangaki.

Singgah ke Goa Haji Mangku cukup sekitar 90 menit saja, buat merasakan sensasi berenang di dalamnya, dingin airnya, pantulan sinar mataharinya dan seperti apa goa disana.

DSCN8779
Pemandangan di dekat dermaga kecil jalan untuk ke Goa Haji Mangku

Advertisements