Backpacker · story · The Journey · Traveling

Travelmate Paling Ideal Itu…

Milih teman seperjalanan itu seperti milih jodoh. Diseleksi, harus milih banget, bukan sembarangan, bukan asal comot. Pada awalnya kita kira seorang teman itu oke buat diajak seru-seruan, eh ternyata… ternyata… mirip jodoh juga toh?

Karena saat traveling bareng, sifat asli bakal keluar. Kamu jadi apa adanya, kadang nggak bisa toleransi lagi, sering kali nggak bisa menahan kesal atau marah. Kenapa? Ya kondisi orang berpergian yang seringnya  unexpected juga bertemu kondisi situasi tak nyaman.

Kadang walau cocok di cara berpergian, misal a la kadarnya.. sama sifat pun nggak bisa toleran. Kadang enak kalau ketemu travelmate yang juga tetep inget solat 5 waktu meski lagi happy… happy bisa buat lupa (jangan ya). Ya semua orang punya kekurangan kelebihan disini belajar lagi tentang memahami orang lain dan berinteraksi, punya kecerdasan secara kehidupan sosial.

Nah, akhirnya saya jadi orang yang makin selektif buat pergi jalan,.. makin punya yang namanya daftar kriteria travelmate paling ideal. Dulu memang sempat ada postingan tentang travelmate, tapi guys kali ini pembaharuannya yang sudah ditingkat menuju perfect lah.. soalnya kesini-sini saya justru malah diketemuin sama orang yang tulus beneran, bukan cuma mau seneng bareng dan entah besoknya dadah-dadah ngomongin apa entah dibelakang.

wpid-img_20140317_154756.jpg

 

Travelmate ideal menurut saya itu….(di luar kamu traveling terus sama pacar atau suami)

  1. Se-Tipe Destinasi Favoritnya : Bisa itu hobi dengan satu destinasi tertentu, misalnya sama-sama suka trekking ke gunung. Belakangan saya malah memang lebih enjoy sama mereka yang suka trekking juga. Kita kebanyakan ternyata punya selera musik yang sama dan tingkat toleransi berteman yang sama. sama-sama sabar, sama-sama pejuang ketika menghadapi, tolong-menolong yang di level paling atas. Bukan berarti anak pantai nggak asik. Banyak temen anak pantai yang asik,… buktinya waktu ke Phuket walau baru kenal sekali itu langsung cocok, tapi ya mungkin karena kami semua ber-5 sama-sama alumni pekerja di media yang bertipikal orang fleksibel, dinamis dan asik-asik aja.. anak fakultas komunikasi yang open minded.
  2. Satu Tipe Cara Berlibur : Ini juga penting, soal apakah kamu budget traveler, pergi a la backpacker, atau mau yang setengah koper? Jangan jadi malah keberatan pas jalan, karena travelmate kamu beda kasta. Biasanya terkait dengan gaya hidup seseorang, cuma pastikan dari awal aja sejak awal biar klop. Nggak lucu kalau makan siang pisah karena kamu suka yang jajan murah street food tapi travelmate kamu a la fine dining.
  3. Kamu Sama-Sama Bisa Toleransi Sama Sifatnya : Ini bagian penting juga, karena tidak ada orang yang betul-betul cocok. Tapi semua berkat saling pengertian aja.. Cuma kasian juga kalau hanya satu pihak yang pengertian sementara pihak lain cuma nyusahin dan sulit di ajak kerja sama. Perlu waktu buat tahu sifat karakter teman, pakai feeling sebenernya… temen kamu memang pelit? temen kamu si tipe boros? temen kamu yang nggak bisa susah dikit? ya kenali dulu baiknya. Susahnya, kalau kamu dapet travelmate dari online karena kenalan di social media, mesti diajak chat dulu. Tipe yang menghargai orang kah? lihat dari caranya membalas pesan kamu dan lain-lain, lagi-lagi pakai intuisi… apalagi baru kenal sebentar.
  4. Pinter Fotografi atau Paling Nggak Suka Motret Juga : Tapi jadi catatan juga, dengan senang hati juga nggak masalah kalau dimintai tolong motret gantian. Soalnya sering juga ketemu traveler yang nggak gape ambil foto, padahal kita sudah oke ambil foto dia. Artinya nggak tulus motret-nya… hehe padahal itu sisi artistik seseorang, semacam dia jatuhnya sama sekali mungkin kurang rasa seni ngambil angle foto atau kurang mengerti pengambilan komposisi gambar padahal itu ilmu dasar aja menurutku.
  5. Bisa Diajak Bercanda : Ini kriteria penting juga, alangkah menyenangkannya kalau jalan sama orang yang lucu, nggak dikit-dikit suka ngeluh atau pemarah… atau terlalu serius menanggapi sesuatu yang buat hal remeh kok jadi besar ya…. Saya udah ketemu sih banyak temen lucu, anak gunung beberapa banyak yang setipe sanguinis demikian, membuat lelucon tapi cerdas, enak diajak diskusi, bisa saling melengkapi, dinamis, dan bisa menempatkan diri… (lha… ini bener lagi ngomongin kriteria jodoh?? 🙂 )
  6. Respect… respect : lagi-lagi respect buat saya penting, kalau ketemu satu hal tidak respect semisal tak bisa diajak kerja sama di perjalanan atau lama membalas pesan dan itu keseringan terjadi, say good bye saja,… besoknya udahan, putus aja. Saya pilih solo traveling dan jadi tanpa beban bisa berbaur dengan traveler dadakan yang bisa ditemui di jalan.

Kesimpulan :

Buat traveling, saya lebih suka pergi ke gunung, enjoy sama orang-orang yang seru, lucu, nggak lupa jepret sana sini selama perjalanan buat mengabadikan moment dan pemandangannya, bisa bagi tugas, saling respect dan dinamis, fleksibel aja bisa menempatkan diri ditengah suasana nge-trip yang sama-sama ingin fun! Satu hal lagi tiap berpergian itu harus punya makna. Nambah saudara dan nambah ilmu apa saja yang saya lihat selama perjalanan.

Advertisements

4 thoughts on “Travelmate Paling Ideal Itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s