Asia · Backpacker · MOUNTAIN · story · The Journey · Traveling

Tujuh Gunung Impian

Suatu kali pernah ada obrolan saya bersama beberapa teman naik gunung tentang gunung-gunung yang ingin dijelajahi. Bisa dibilang ketagihan akut, berniat tahun ini dan tahun depan bisa pergi menjelajah gunung lagi. Di tiap obrolan dengan orang yang berbeda itu, kami masing-masing sudah membuat daftar gunung mana aja yang kepingin didatangi.

Cita-cita kami beda, ada yang ingin menamatkan gunung-gunung di Jawa dulu baru gunung tertinggi dan yang ada di luar Jawa. Kalau saya sih, random. Biasanya saya ke sebuah tempat karena pemandangannya dan dimana ada jiwa menantang disana.

Disini saya tulis tujuh gunung impian, yang semoga bisa terwujud buat dijelajahi. Beberapa gunung yang sudah berhasil di datangi, Rinjani, Gede nggak masuk lagi di daftar ini tapi bukan berarti keduanya bukan favorit. So, ini dia tujuh gunung impian versi saya!

Beautiful Ijen
Ijen Crater is a nature reserve Ijen Park is located between Banyuwangi and Bondowoso District, East Java. This crater exactly located at the top of Mount Ijen which is one of a series of volcanoes in East Java such as Bromo, Semeru and Merapi. Another uniqueness of this crater has a level of acidity is very high with almost close to zero and the temperature of the crater is 200 degrees Celsius. In addition to altitude is located at 2368 meters above sea level. Posis crater is located in the middle of the largest caldera on the island of Java. The caldera size about 20 miles. Source : flicker.com
  1. Gunung Ijen, Jawa Timur

Sebuah gunung berapi aktif yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Indonesia. Gunung ini memiliki ketinggian 2.443 mdpl dan terletak berdampingan dengan Gunung Merapi. Gunung Ijen terakhir meletus pada tahun 1999. Salah satu fenomena alam yang paling terkenal dari Gunung Ijen yaitu kawah yang terletak di puncaknya.

Kawah Ijen merupakan sebuah danau kawah yang bersifat asam yang berada di puncak Gunung Ijen dengan tinggi 2.443 meter di atas permukaan laut dengan kedalaman danau 200 meter dan luas kawah mencapai 5.466 Hektar. Danau kawah Ijen dikenal merupakan danau air sangat asam terbesar di dunia.

Alasan utama buat ke Ijen itu karena setiap dini hari sekitar pukul 02.00 hingga 04.00, di sekitar kawah dapat dijumpai fenomena blue fire atau api biru. Inilah yang menjadikan Ijen unik, karena pemandangan alami ini hanya terjadi di dua tempat di dunia yaitu Islandia dan Ijen. Dari Kawah Ijen, kita dapat melihat pemandangan gunung lain yang ada di kompleks Pegunungan Ijen, di antaranya adalah puncak Gunung Merapi yang berada di timur Kawah Ijen, Gunung Raung, Gunung Suket, Gunung Rante, dan sebagainya.

Selepas dari Ijen, sekalian juga mampir ke Baluran yang terkenal itu. Ya kalau bisa ke air terjun tempat Patih Majapahit sempat bersemedi. Penasaran banget sama tempat ini dari foto yang sempat di posting sama Andien di akun Instagramnya.

Gunung batur Bali
Sumber foto : brobali.com
  1. Gunung Batur, Bali

Sekalian jalan-jalan ke Bali, ke beberapa tempat yang belum saja eksplore di Bali. Saya bercita-cita bisa mendaki Gunung Batur. Nggak perlu bawa carriel berat, itu alasan lainnya juga soalnya cukup 2 jam buat mendaki.

Gunung Batur merupakan sebuah gunung berapi aktif di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Indonesia. Konon menurut cerita dalam Lontar Susana Bali, Gunung Batur merupakan puncak dari Gunung Mahameru yang dipindahkan Batara Pasupati untuik dijadikan Sthana Betari Danuh (istana Dewi Danu). Ini juga yang buat Batur menarik, saya suka banget sama sejarah jadi penasaran ingin kesana.

Menurut Wikipedia, salah satu wisata budaya yang terdapat di kawasan Gunung Batur adalah Trunyan. Meskipun seluruh penduduk Trunyan beragama Hindu seperti umumnya masyarakat Bali, mereka menyatakan bahwa Hindu Trunyan merupakan Hindu asli warisan kerajaan Majapahit. Di sebelah utara Trunyan terdapat kuban, sebuah tempat makam desa, namun jenazah tidak dikuburkan atau dibakar, melainkan diletakkan di bawah pohon setelah dilakukan upacara kematian yang rumit. Tempat pemakamanan ini dipenuhi oleh tulang-tulang, dan bisa jadi kita menemukan mayat yang masih baru.

Gunung-Bromo-Jawa-Timur.jpg
Pemandangan Gunung Bromo. Sumber foto anekatempatwisata.com
  1. Gunung Bromo, Jawa Timur

Orang Indonesia tapi belum ke Bromo? Itu betul-betul keterlaluan. Apalagi untuk mencapai Bromo itu tidak perlu repot-repot membawa carriel. Jadi memang gunung ini wajib banget buat saya kunjungi, ya walau entah kapan?? Mungkin karena kesannya bisa kapan, jadi pikirnya nanti-nanti saja tapi nggak mau juga kesana saat sedang penuh-penuhnya.

Gunung Bromo dari bahasa Sanskerta berarti Brahma, dari nama salah seorang Dewa Utama dalam agama Hindu. Bromo adalah sebuah gunung berapi aktif di Jawa Timur, Indonesia. Gunung ini memiliki ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut dan berada dalam empat wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Malang.

Gunung Bromo terkenal sebagai obyek wisata utama di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif. Gunung Bromo termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi. Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.

gunung kerinci

  1. Gunung Kerinci, Sumatera Barat

Kenapa memilih Gunung Kerinci untuk didaki dan dimanakah Gunung Kerinci berada??? Gunung Kerinci, dikenal sebagai Gunung Gadang, Berapi Kurinci, Kerinchi, Korinci, atau Puncak Indrapura. Sebuah nama untuk gunung tertinggi di pulau Sumatra, merupakan gunung berapi tertinggi di Indonesia, dan puncak tertinggi di Indonesia di luar Papua.

Terletak di Provinsi Jambi yang berbatasan dengan provinsi Sumatera Barat, di Pegunungan Bukit Barisan, dekat pantai barat, dan terletak sekitar 130 km sebelah selatan Padang. Puncak Gunung Kerinci berada pada ketinggian 3.805 mdpl, ini dia bagian yang menantang bagi saya pribadi sebagai seorang pendaki (amatir). Dari ketinggian ini tentu saja kita bisa melihat di kejauhan membentang pemandangan indah Kota Jambi, Padang, dan Bengkulu.

Bahkan Samudera Hindia yang luas dapat terlihat dengan jelas. FYI menurut sumber wikipedia Gunung Kerinci memiliki kawah seluas 400 x 120 meter dan berisi air yang berwarna hijau. Di sebelah timur terdapat danau Bento, rawa berair jernih tertinggi di Sumatera. Di belakangnya terdapat gunung tujuh dengan kawah yang sangat indah yang hampir tak tersentuh. Hmmmm, keren kan??? lebih keren dari Gunung Rinjani nggak ya?? kita lihat nanti…

IMG_7592
Puncak Mahameru dari kali mati, foto : dyah ayu pamela
  1. Gunung Semeru (Puncak Mahameru), Jawa Timur

Sudah pernah ke Gunung Semeru sih, tapi saya belum sampai puncak Mahameru yang maha dahsyat itu. Nah, belakangan peraturan mendaki Gunung Semeru itu makin ketat aja. Tapi saya ikut senang kalau akhirnya justru makin baik dengan peraturan yang ketat misalnya buat Simaksi online seperti di Gunung Gede.

Bagian paling penting lain bagi saya, Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya Mahameru, 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Gunung Semeru juga merupakan gunung berapi tertinggi ketiga di Indonesia setelah Gunung Kerinci di Sumatera dan Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat.

Terkenal angker juga dan saya sendiri merasakan keangkeran itu. Trekking di sini banyak bonus jalanan datar, jadi tak terlalu berat apalagi kalau tak dibawain sama porter. Cuma yang paling berat kondisi saat harus trekking dari Kali Mati ke Puncaknya.

Kawah di puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloko. Gunung Semeru secara administratif termasuk dalam wilayah dua kabupaten, yakni Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Gunung ini termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

gunung fuji
Gunung Fuji, sumber foto : infojepang.net
  1. Gunung Fuji, di Jepang

Kenapa tertarik ke Gunung Fuji? Dengar cerita dari teman aja, cerita yang menginspirasi buat kesana biar tahu gimana pendakian kalau di luar negeri. Gunung Fuji itu memang dari jauh kelihatannya bagus pas ada saljunya. Sebagai gunung tertinggi di Jepang, letaknya ada di perbatasan Prefektur Shizuoka dan Yamanashi, di sebelah barat Tokyo.

Gunung Fuji juga terletak dekat pesisir Pasifik di pusat Honshu. Fuji dikelilingi oleh tiga kota yaitu Gotemba (timur), Fuji-Yoshida (utara) dan Fujinomiya (barat daya). Gunung setinggi 3.776 m ini dikelilingi juga oleh lima danau yaitu Kawaguchi, Yamanaka, Sai, Motosu dan Shoji.

Gunung Fuji diperkirakan terbentuk sekitar 10.000 tahun yang lalu. Sebuah gunung berapi yang kini masih aktif walaupun memiliki kemungkinan letusan yang rendah, Fuji terakhir kali meletus pada tahun 1707. Terdapat lima danau di sekeliling Fuji, yaitu Danau Kawaguchi, Danau Yamanaka, Danau Sai, Danau Motosu dan Danau Shoji.

Sekitar 200.000 orang mendaki Gunung Fuji setiap tahunnya, 30% di antaranya orang asing. Menurut sumber Wikipedia, waktu yang paling populer bagi para pendaki adalah mulai dari 1 Juli hingga 27 Agustus tentunya saat musim panas. Pendakian bisa memakan waktu dari 3 hingga 7 jam sementara penurunan gunung mencapai sekitar 2 hingga 5 jam.

gunung merapi
Gunung Merapi, sumber foto : wisatagunungmerapi
  1. Gunung Merapi, Jawa Tengah

Mendengar nama Gunung Merapi disebut saja sedikit merinding. Soalnya Gunung Merapi penuh cerita mistis bagi masyarakat Jogja. Banyak cerita seputar Gunung Merapi yang membuat saya penasaran. Tentang Pasar Bubrah yang katanya angker, apabila malam bisa terdengar aktivitas pasar “gaib”.

Nah, sehabis ke Merapi sekalian juga kan bisa keliling Jogja. Kota paling ngangenin buat saya, mulai dari suasana sampai makanan dan orang-orang disana. Pokoknya nggak pernah bosan bolak balik ke Jogja walau tetap jalan Malioboro dan Pasar Beringharjo yang selalu pasti harus saya datangi ketika ke kota gudeg.

Sebenarnya di seberang Gunung Merapi ada Gunung Merbabu yang juga indah banget padang savananya kalau musim panas. Pilih bulan Mei kalau masih ingin lihat suasana hijau, tapi pilih pergi setelah bulan Agustus kalau ingin suasana kilau rumput keemasan. Semuanya cantik!

 

Advertisements

4 thoughts on “Tujuh Gunung Impian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s