Food · Indonesia · KALIMANTAN - Indonesia · Kuliner · Traveling

Beli Oleh-Oleh Khas Pulau Derawan

DSCN8958

Setelah jelajah Pulau Derawan dari ujung ke ujung, menurut saya ada beberapa makanan yang cocok buat oleh-oleh dan mesti kamu beli buat dibawa pulang ke rumah.

Sekedar menyenangkan hati keluarga,.. (baca; maksudnya supaya kalo besok mau traveling lagi dapet restu gitu). 😀

Walau perginya dibilang backpacker, budgeting atau apalah bukan berarti nggak boleh beli oleh-oleh ya kan? Dari dulu sih begitu, ngakunya backpacker atau budget traveler tapi tetep belanja. Ya spending money minimal sekitar Rp. 200.000 sekedar untuk beli makanan khas boleh dong daripada nanti nyesel.

Ini dia….. Oleh-oleh khas Pulau Derawan yang saya ulas secara tak berurutan…

DSCN8628
kima-kima saat masih dijemur di sekitar rumah warga lokal Pulau Derawan

Kima-Kima :

Kalau jenis olahan laut yang satu ini saya baru betul-betul ketemu di Pulau Derawan. Pertama kali menjejakan kaki dan melewati rumah warga pun saya lihat penduduk lokal menjemurnya. Ternyata kima-kima merupakan kerang laut yang dibuat menjadi seperti ikan asin atau dikeringin.

Tapi tidak dianjurkan untuk ikut menyantap menu makanan laut ini ya, karena yang saya baca kima-kima itu termasuk hewan yang dilindungi tertulis di Undang-Undang. Pantas saja harga nya mahal dan jarang ada. Wah….

Kalau kamu coba ke rumah makan sekitar Pulau Derawan, disana juga bisa ditemukan menu kima-kima yang telah dimasak. Sayangnya aja, makanan di budget cottage Derawan Fisheries sudah enak jadi buat saya nggak kepingin cari jajan di luar (kecuali Indomie).

Harga kima-kima per bungkus sekitar 250 gram itu cukup mahal lho, Rp. 50.000 mahal karena memang dagingnya enak banget katanya. Terus agak susah juga ngambil daging kerang dan sudah mahal dari si nelayan.

foto 1 (12)
Ikan Asin, bawanya dibongkos koran supaya nggak bau di pesawat.. per kilo harganya sekitar Rp 30.000 bisa dapat 3-4 ikan asin

Ikan Asin :

Dimana-mana kalau ke pulau kamu pasti akan menemukan ikan asin. Saya agak menyesal aja waktu ke Papua nggak bawain ibu saya ikan asin. Karena nyokap pas di rumah lalu bilang “Kok nggak bawa ikan asin?”

Makanya saat kesempatan mampir ke pulau, bawa aja deh ikan asih. Lagi pula ikan-nya asli dari pulau setempat, beda dengan ikan asin di Jakarta yang pakai pengawet, selain itu cukup terjangkau harganya 1 kilo bisa dapat sekitar Rp. 30.000.

Kalau di rumah, ikan asin itu diolah dengan bumbu balado yang cabainya banyak banget… Padahal nyokap orang Jawa, tapi kadang tetap masak menu yang pedas secara anaknya suka. Makan dengan nasi panas aja ikan asin balado ini sudah nikmat tanpa tambahan lauk lain.

foto 4 (2)
Terasi harga satuannya sekitar Rp. 25.000

Terasi

Olahan dari laut yang biasanya untuk dibuat sambal ini juga penting dibeli, menurut saya sih ya. Karena penduduk setempat bilang kalau terasi mereka beda dengan yang ada di Jakarta yang biasanya dicambur ubi atau bahan lain. Tak ada tambahan, tapi ikan dan udang yang dijadikan terasi.

Walau nggak suka sambal dengan terasi, beberapa masakan akan cocok dengan terasi misalnya plecing kangkung makanan khas Lombok dan Bali.

foto 3 (4)
Udang kering untuk dimasak bersama bahan lain di rumah, lagi-lagi olahan laut!

Udang Kering

Udang kering juga ada banyak banget di Pulau Derawan, dijual dengan kemasan. Tentunya kalau udang kering harus dimasak bersama bahan lain seperti tahu atau kangkung. Yang jelas kalau cuma dimasak udang saja akan asin banget. Tapi kalau dibuat dengan sambal, bisa jadi sambal udang kering, ihhh endeess banget pasti. Menu lain cocoknya apa ya?

Kulabutan

Sejenis cumi-cumi besar yang dikeringkan. Mungkin bisa dibilang juga seperti sotong yang sering dijumpai di Malaysia dikemas dalam plastik dan dijual dalam aneka rasa buat cemilan iseng.

Kalau di Vietnam, sotong dibumbui lagi dengan cabai dan saus pedas. Nah kalau kulabutan ini bisa diolah jadi menu sesuka kamu juga sih, buat lauk. Berhubung gede banget, saya nggak beli, repot bawanya. Sudah tahu rasanya yang mirip sotong.

foto 2 (9)
Kulabutan, sejenis sotong kalau di Malaysia… tapi di Pulau Derawan ini sih jumbo banget ukurannya.

Semua yang saya pilih sebagai oleh-oleh memang berupa makanan atau olahan makanan, meski sebenarnya ada juga toko souvenir di Pulau Derawan. Mereka menjual T-Shirt bertuliskan Derawan dengan gambar penyu, kain-kain yang mirip kain Bali.

Sedikit ngobrol  ke penjual, ternyata pasokan barang-barang ini dari Bali,… ya nggak salah juga jadinya mirip-mirip. Tapi dengan kualitas kaos yang nggak terlalu bagus, termasuk dengan sablon, berikut warnanya saya jadi males.

So, beli di bandara aja, walau lebih mahal. Di Batik Keris Bandara Balikpapan juga harganya masih sekitar Rp 100.000 kok, cuma ya nggak ada yang tulisan Derawan ya. Daripada kesian juga kalau bawain oleh-oleh tapi kaos-nya bikin gerah dan nggak bagus dipakainya.

 

.

Advertisements

2 thoughts on “Beli Oleh-Oleh Khas Pulau Derawan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s