Backpacker · Indonesia · JAVA - Indonesia · MOUNTAIN · story · The Journey · Traveling

Pendakian Para Pendoa – Trekking Gunung Gede

foto (14)
Tim pendakian “Para Pendoa” Esti, Aku, Bonar, dan Uyung (kiri ke kanan). Kami yang kalem-kalem aja, hahaha meski kalem kalau becanda bisa kocak juga.

Hawa dingin masih meresap ke dinding tenda. Pukul 02.00 dini hari, sesuai kesepakatan berempat semuanya bergegas bangun dan menyiapkan perbekalan untuk muncak. Dingin yang tak terlalu menggigil (dibandingkan waktu di Semeru). Di tenda sebelah masih terdengar dengkuran manusia yang nyenyak dengan tidurnya.

Akhir April kemarin, akhirnya kesampaian juga muncak di Gunung Gede. Bahkan sekalinya kesana, kami summit 2 kali dan teman kami, Uyung malah summit 3 kali hahaha. Ceritanya dia nyariin Esti yang nggak sampai-sampai di atas, lalu bikin dia turun lagi.

Ketemu nggak? enggak, soalnya Esti lewat jalan pintas buat ke puncaknya,… Jadilah Uyung summit 3 kali hahaha. Padahal di summit kedua dia sudah sampai adegan “atas nama Bapak Ibu dan Roh Kudus”. Kurang kali summit-nya, kami semua lama ketawa ngakakkk tahu hal itu. Lalu yang diketawain cuma garuk-garuk kepala aja.

DSCN8416
Ternyata Alun-Alun Surya Kencana itu luassss banget, sampai saya pun bisa jogging lari-larian disini tanpa menggangu orang. Dan mereka yang ke Gede kan dibatasi, jadi serasa Gunung Gede ini milik saya banget.

Kalau baca postingan saya yang sebelumnya, kamu sudah tahu dong cerita kepergian ke Gede ini sama siapa aja. Temen-temen alumni pendakian Semeru sama salah satu anggota Geng Trio Kwek-Kwek alias temen liputan saya yang belum pernah ke Gede. Dilihat dari riwayatnya kami semua memang “kalem” serius kalem jauh dari sifat sanguinis yang tukang cari perhatian atau suka jadi pusat perhatian.

Better banget perjalanan trekking saya bareng mereka, dibanding waktu kepergian ke Ceremai. Dan memang dalam satu tim pendakian butuh banget ada cowonya. Lalu perlu banget teman yang satu visi, keukeh buat sampai puncak, nggak patah semangat, barengan temen yang seperti itu asik banget nggak khawatir dengan godaan yang bernama “malas”.

Perjalanan ke Gede dimulai pertemuan kami di pos polisi sebelum naik angkot ke basecamp atau rumah warga sebelum ke pos pendaftaran buat kasih simaksi (surat ijin mendaki) dan foto kopi KTP.

DSCN8441
Sampai puncak setelah Bonar, ini summit kedua. Gunung diseberang sana lebih sering tertutup awan. Hmmm,… kurang beruntung ya, besok di pendakian selanjutnya mungkin dapat cuaca Gunung Gede yang lebih cerah.

Dari Jakarta Esti dan Bonar yang tinggal di wilayah Jakarta Barat naik Transjakarta dengan APTB sampai pemberhentian terakhir Pasar Ciawi.

Setelah itu mereka sambung angkot ke Pasar Cipanas sampai turun di Pos Polisi tempat pemberhentian untuk ke jalur pendakian Gunung Putri (dengan naik angkot lagi ke basecamp).

Sementara saya sama Uyung kebetulan lebih dekat berangkat dari Terminal Kampung Rambutan. Jadi naik bus yang langsung ke Pasar Cipanas, turun tepat di depan pos polisi, sebelum naik angkot bareng Esti dan Bonar.

Hampir pukul 00.00 lho, Sabtu dini hari sepi-sepi aja isi angkot… hahaha mungkin memang capek pulang kerja dan ngantuk. Kami numpang tidur di rumah warga yang merupakan warung.

DSCN8478
Esti ditengah rerimbunan pepohonan, dalam perjalanan turun via jalur Cibodas

Ya kami tidur di atas tikar aja, tapi semuanya mengeluarkan sleeping bag, gratis… baru tahu setelah pagi-pagi semua belanjaan perbekalan itu tanpa biaya sewa tidur semalam. Tapi lumayan juga makan disini, nasi goreng harganya Rp. 10.000 padahal rasanya biasa saja, cuma ada tambahan telor kocok.

Tapi yang paling parah sih harga gorengan di atas sana Rp. 2000 per satuannya sudah gitu cilik-cilik pula. Ya dibanding usaha bawa kompor gas dan gas 3kg yang berat itu ya… anggap saja amal ibadah. Harga makanan di Gunung Gede lumayan mahal, jadi butuh uang jajan yang banyak di kantong.

Salah satu panorama menarik di Gunung Gede itu Alun-Alun Suya Kencana. Itu luaaaaassss bangett, sampai saya bisa lari-larian disana tanpa menggangu orang yang lalu lalang.

Terus padang edelwies-nya cantik, di Alun-Alun Surya Kencana juga banyak sumber air, ya kalau kamu kemah di deket padang edelweis di bawahnya mengalir sumber air.

Sebagian besar pemandangan selama trekking adalah rerimbunan pohon yang menjulang tinggi. Suka banget, adem hati eneng bang…. hehehe terus menurut saya sebaiknya kalau ke Gunung Gede itu lewat jalur Gunung Putri saja.

DSCN8483
Air terjun di jalur Cibodas, sepanjang jalur banyak ditemukan arus air dan air terjun.Nah di jalur Cibodas itu memang lebih variatif dan tak kalah bagus, kamu bisa menemukan air terjun, jembatan yang kalau dilewati saat terang kece banget untuk lokasi foto, dan sumber air panas.. Huaaaaa rasanya tuh seperti lagi sauna melewati sumber air panas ini. MasyaAllah 🙂

Karena buat pemula cukup ringan dibanding jauhnya lewat jalur Cibodas. Kemarin saja naik via Gunung Putri dan turun pulang via Cibodas.

Nah kalau lewat Cibodas kamu akan disuguhi pemandangan yang lebih lengkap. Ada air terjun, jembatan yang bagus buat setting foto, terus sumber air panas. Huuuuaaa rasanya tuh mirip lagi sauna melewati sumber air panas itu. Sayang setelah melewati sumber air panas kami sudah kemalaman, nggak sempat foto disana dan agak rentan untuk mengambil gambar karena jalanan licin dialiri air.

Tapi sebagian besar lewat Gunung Putri pun yang bagi saja cukup ringan dijelajahi (sekitar 6-8jam trekking) kamu sudah mendapatkan pemandangan rerimbunan pohon yang indah. Serasa betul-betul hidup. Feel amazing, I’m Alive!

Next time, kepingin ke Gunung Gede lagi, semoga bisa dapet cuaca cerah dan kondisi tidak hujan. Di atas sana pasti bagus banget kalau langitnya cerah tanpa ditutupi kabut.

 

 

 

 

 

Advertisements

3 thoughts on “Pendakian Para Pendoa – Trekking Gunung Gede

    1. kl di via jalur Cibodas mungkin sdh bnyk yg tau air terjun itu ya….
      btw boleh jg ini sy kontak komunitas pemburu curug… buat bahan tulisan kerjaan bln depan, hahahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s