LIFE · Liputan · story · The Journey · Traveling

Traveling With Style? Apa itu….

photo 2
Ke India??? nggak harus foto di depan Taj Mahal untuk buat foto kamu terkesan memang di India. Ini nih salah satu tips dari Mbak Sari, berpakaian seperti orang lokal, terus ini matching ya ikat kepala merah-nya. (kompak) Foto : Dokumen Pribadi Khairiyyah Sari

Teaser :

Beberapa waktu yang lalu, selepas liburan saya ke Lombok dan Sumbawa, ada assigment dari redaksi untuk buat tulisan tentang “Traveling With Style”. Hore! saya suka banget dikasih tugas yang hubungannya nulis-nulis tentang traveling. Bisa sharing dengan sesama traveler dan dapat ilmu baru. Dan memang saya belajar lagi dunia traveling dari sudut pandang yang beda. Btw…. Karena nulisnya kali ini juga untuk di publish jadi bahasanya agak serius-serius santai ya… boleh disimak. Thank u

——————-

Liburan jadi saat-saat memoriable bagi pecandu jalan-jalan. Moment tak terlupakan ini pun ingin terus dikenang lewat foto dan fashionable saat mengunjungi tempat-tempat keren jadi keharusan.

Khairiyyah Sari (39) sejak kecil sudah terbiasa traveling, tapi tak seperti traveler kebanyakan, wanita yang berprofesi sebagai Style Consultant ini begitu memerhatikan penampilannya saat liburan. “Sejak SD saya sudah kepikiran untuk fashionable saat traveling, misalnya sweater warna ini  kayaknya bagus kalau difoto,” ungkap Sari saat berbincang dengan KORAN SINDO belum lama ini.

Traveling yang bagi Sari juga menjadi memorial seumur hidup turut membuat dirinya tak ingin asal-asalan dalam berpakaian. Walau diakui wanita yang pernah menjadi juara None Jakarta di era 90-an tersebut, traveling cukup menguras energi dan rentan menjadi capek. Dress up atau berdandan kece tetap menjadi poin penting apalagi untuk keperluan dokumentasi foto pribadi.

“Saya suka gemes sama mereka yang traveling tapi kurang memerhatikan penampilan. Apa nggak sayang pergi jauh-jauh lalu dapat landmark bagus tapi ketika foto pakaiannya lusuh. Padahal nantinya foto itu akan dipajang,” imbuh Sari lagi.

Jadi Sari pun tak keberatan untuk mempersiapkan hal-hal berbau fashion saat akan melancong. Tetapi dirinya sendiri sudah menekankan bahwa saat traveling jangan sampai barang bawaan menjadi overpack. Karena menurutnya bukan seorang traveler bila tak bisa mengatur apa saja yang dibawa dan disitulah letak tantangannya.

foto
Pas hari terbit dan dikabarin, ternyata langsung dia posting di web, hehehe.

Berpakaian sebagaimana orang lokal, jadi satu trik tersendiri dan pilihan fashion di negara atau tempat tujuan, sebab kata Sari, dengan begitu sebagai traveler akan bisa lebih membaur. Selain, tak terlihat mencolok di antara penduduk lokal akan menghindarkan diri dari tindak kejahatan.

Pernah dirinya memakai kain sari waktu ke India, termasuk mengenakan aksesoris tutupan kepala seperti sorban. Begitupun ketika ke Jepang, Sari memakai outwear berupa Kimono, tapi dia membuat styling yang menarik karena dipadu dengan rok lebar dan baju basic, kemudian menambahkan ikat pinggang bernafas kontemporer.

Riset sebelum pergi ke destinasi menjadi hal pertama yang dilakukan Sari. Saat pergi ke Amerika Serikat yang kebetulan sedang musim dingin dirinya membawa 2 koper besar. Tak lupa dia menyisihkan ruang untuk barang belanjaan yang kebanyakan juga merupakan benda fashion.

Pernah dirinya traveling di AS selama 2 bulan, mengandalkan kekuatan styling untuk sweater, mix and match baju, setiap hari penampilannya tak pernah terlihat sama. Tapi diutarakan Sari sebelum menentukan memakai baju apa, justru pilihan awal yang dilakukannya adalah menetapkan sepatu yang akan dibawa. Sari akan membawa dua sepatu boots untuk siang dan malam hari di negara musim dingin. Selebihnya dia lebih suka memakai sepatu flat berhubung kakinya juga sudah cukup jenjang.

Nazrya Octora, traveler lainnya yang juga suka tampil eyecatching saat traveling, dalam pemilihan sepatu mengungkapkan masih menyertakan satu jenis heels sebagai persiapannya ketika traveling. “Saya pernah tiba-tiba diajak ke restoran yang agak formal untuk makan malam. Untungnya memang selalu bawa satu heels. Tapi untuk itu saya akan pilih warna heels yang netral seperti cokelat atau hitam supaya cocok dengan baju apapun,” kemuka wanita yang akrab disapa Rya ini.

Wardrobe yang jadi andalan Rya pun bukan yang aneh-aneh. Tetapi untuk tampil eyecatching di depan kamera dia banyak bermain dengan warna. Kemudian trik lain styling saat mengenakan item fashion yang sebenarnya mendasar atau bagaimana cara memakainya. Misalnya sweater yang dipadu dengan kemeja berkerah bisa tampil berbeda saat sebelumnya sweater dipadu dengan terusan babydoll.

“Saya juga suka pakai batik, kalau di luar negeri jadi unik. Batik Cirebon yang punya motif dan warna cerah seperti merah atau biru itu membuat penampilan lebih berwarna,” tambah Rya.

Tips lainnya : Bergaya layaknya orang lokal seperti memakai Kimono sebagai outwear, tetapi dipadu dengan rok yang kontemporer ini plus ikat pinggang kece. Foto : Dokumen pribadi Khairiyyah Sari

Meski nampaknya perlu waktu memikirkan bagaimana styling saat traveling, baik Sari maupun Rya merasa, tetap keren saat traveling itu merupakan kesenangan pribadi dan tak pernah ada beban untuk menerapkannya.

Hampir senada diungkapkan Dewi Utari yang tak pernah membawa lebih dari satu koper untuk berpergian. Isi kopernya hanya seputar busana dan aksesoris esensial yang sebelumnya sudah dia rancang padu padannya
dipakai sesuai lamanya traveling.

Membawa jaket kulit bagi Dewi satu keharusan, karena menurutnya biker jacket warna hitam dapat membuat tampilan kita menjadi menarik, meskipun jaket tersebut memiliki bobot tersendiri. Selama lebih dari 8 tahun menjalani hobi travelingnya, Dewi biasa membawa 1 koper untuk seminggu, 3 sepatu dimana sepatu pertama untuk sehari-hari , sepatu pesta, dan sepatu olah raga.

“Yang pasti flats, tapi utk kondisi tertentu saya selalu sedia hak
tinggi di dalam tas saya,” imbuhnya kemudian.

(dyah ayu pamela)

Tips tampil keren dan nyaman saat traveling

1. Berbusana seperti halnya masyarakat lokal setempat, ini membuat kita tak terlalu mencolok dan menghindari kita dari tindak kejahatan atau penipuan.

2. Padu padan busana dan membeli baju saat traveling juga bisa menjadi pilihan

3. Bermain pada warna saat styling, pikirkan bagaimana busana kita agar tampak keren saat di foto

4. Penyuka aksesoris dapat tetap mengenakannya tanpa harus ribet dengan menempatkan aksesoris pada satu box khusus di koper.

5. Pilihan pertama tetapkan dulu sepatu yang ingin dibawa untuk mencocokan dengan berbagai jenis padu padan busana.

6. Pilih bahan baju yang tak mudah lecek.

7. Yang tak pede dengan sepatu flat masih tetap bisa menggunakan wedges, tapi pilih yang heels-nya dari bahan ringan seperti gabus.

8. Jika ingin berbelanja jadilah smart shopper, beli busana atau item fashion yang memang memungkinkan bisa dipakai kembali di Indonesia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s