Indonesia · JAVA - Indonesia · story · The Journey · Traveling

Uji Adrenalin, River Tubing – Situ Gunung

“It’s not about destination, it’s about the journey” sebuah pepatah yang entah dipopulerkan oleh siapa ini begitu terkenal dikalangan traveler.

Sebagai orang yang hobi jalan-jalan saya pun memaknai kalimat ini bukan sebagai sebuah kebetulan. Dan terkadang tempat-tempat yang menjadi lokasi melepas penat memang bukan terpaku pada sebuah site populer. Ya kan?

foto 4
Menyeruput teh manis hangat dijeda river tubing berdurasi sekitar 45 menit. Photo by : Andri Ramdhan

Nah, saat akhir pekan pertengahan Februari lalu, lewat sebuah journey yang dikasih label “Single Trip” by @jejak_cerita saya ikutan trekking dan river tubing di kawasan Situ Gunung, Cisaat, Sukabumi. Kenapa disebut single trip? Hehe, karena disini yang ikutan adalah mereka yang masih single (kecuali guide, Ika sama Wendra tentunya)

Bukan tempat yang kedengarannya asik ya? tapi berkat uji adrenalin dan berpergian sama rekan-rekan hedon traveling semua itu jadi terbantahkan.

Ya iyalah, bareng sama temen di @jejak_cerita sih selalu gila. Mari saya absen dulu, disini ada kak Puteri, Ika, Wendra, Andri, Soko, Ira, Amoz, terus nama-nama baru ; Ratri, Gita, Winda, Donny, dan… maaf yang belum kesebut..

Sabtu pagi kami berangkat, beberapa ada yang janjian bareng dan selebihnya ketemu langsung di Stasiun Bogor jam 7 teng. Tapinya, kepergian kali itu harus menyisahkan sedikit trouble karena ada empat sekawan (Soko, Andri, Donny, dan Wendra yang kali ini jadi korban sebagai guide) KETINGGALAN KERETA. What??? nggak kaget juga sebenarnya, abis  jam 2 pagi memang masih ada yang ngobrol di grup chat Whatsaap.

Oke bye!!! asli pagi itu tiba-tiba jadi panik, keretanya berangkat jam 7.45 terus saya berduaan sama Ira akhirnya kejar-kejaran lari buat sampai tempat berangkatnya kereta tujuan Cisaat. Mana gembolan tas Ira gedenya nggak nanggung (tau sendiri tas backpack berisi kamera, kompor gas, air minum, baju dll), terus saya sendiri selain backpack juga bawa tas laptop. Hosh hosh hoshhhh …. fuihhhhh

Sampai di kereta lalu Ira nyeletuk ….”Ahhh berat gue langsung turun 10 kilo gara-gara ngejar kereta,” blahhhh 😀

Danau Situ Gunung dok : @jejak_cerita

So’ gimana nasib yang ketinggalan kereta? Lupakan sejenak soal ketinggalan kereta ya,… sementara tim pertama aman sampai di lokasi, saya bahas dulu soal kegiatan yang bernama river tubing. Apa sih river tubing? bedanya dengan rafting apa?

River tubing itu semacam kegiatan alam bebas yang memadukan refleks aliran air di jalur sungai, disini lokasi kita di sungai Cigunung, Jawa Barat. Kalau rafting dilakukan ber-tim, maka river tubing hanya seorang diri. Peralatannya menggunakan ban yang diikat tali sebagai alas duduk memulai river tubing. Jangan khawatir kalau baru pertama kali melakukan kegiatan yang nampaknya “ekstrem” ini, soalnya ada pendampingan dari tim yang berjumlah sekitar 5 orang untuk mengarahkan dan menjaga peserta melewati jalur sungai. Aman deh, bahkan akan ketagihan! (Walau siku saya kepentok berkali-kali, aiihhh lupa kalo posisi tangan harusnya memegang life vest)

Ada briefing pengarahan dulu oleh ketua tim tata cara dan bagaimana river tubing itu, kita diberitahu posisi duduk yang benar, penempatan tangan, bagaimana posisi ketika jatuh, semua intinya ikutin refleks tubuh. Lalu diingatkan juga supaya nggak loncat dari ban sebab kita nggak tahu di dasar sungai itu ada batu atau apapun. Be careful ya kawan, kita terus berdoa sebelum berangkat ke area sungai (jalan hampir 2 Km booookkkkk)

teman-teman yang ikut “Single Trip” @jejak_cerita kali ini

Sehari sebelum river tubing, kita juga sempat melakukan trekking ringan dan wisata air terjun di perbukitan, menyusuri jalan setapak menuju Air Terjun Curug Sawer. Jadilah journey kali ini bisa disebut petualangan alam bebas. Perjalanan sederhana melepas penat dari keramaian ibu kota dan tugas-tugas kantor.

Situ Gunung juga punya danau (namanya juga situ artinya danau), sebelum sampai di penginapan semacam vila sederhana kita ngelewatin jalanan naik turun, naik lagi dengan batu-batu, tanah, rerimbunan pohon sama udara yang dihirupnya seger banget. Makanya terus ada yang bilang “Pas nyampe di jalan-jalan ini kayak lagi ada di setting film Jurasic Park,” celoteh Andri.

Ohya hampir lupa, gimana nasib empat sekawan yang ketinggalan kereta?? hihihihi….. akhirnya mereka berempat naik elp, semacam mobil Cipaganti tapi ini versi jadul. Dan kendaraan elp ini juga yang mengantar kami kembali ke sekitaran Bogor. Dengan tarif Rp.25 ribu Sukabumi-Bogor fuiiih rasanya lama juga dibanding naik kereta, kondisi jalan menjadi hujan saat kami hampir tiba di Bogor dan tas yang kita taruh di bagasi kebasahan (lalu korban selanjutnya adalah kameranya si Ira).

Yang nggak habis pikir sih, saya kasian sama tim kedua yang ketinggalan kereta. Soalnya jadi ada cerita nakutin, dilendotin (mungkin juga hampir diilerin) abang-abang di dalem elp yang tidurnya nggak sadarkan diri. Bhahahaha 😀

Advertisements

2 thoughts on “Uji Adrenalin, River Tubing – Situ Gunung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s